Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

AS–El Salvador Teken Kesepakatan Dagang Mineral Kritis

ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/chris robert)
ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/chris robert)
Intinya sih...
  • AS-El Salvador buka akses penuh mineral kritisPerjanjian perdagangan memungkinkan perusahaan AS beroperasi penuh di rantai pasok mineral kritis, dengan dukungan infrastruktur lengkap dari El Salvador.
  • El Salvador buka tambang mineral kritis untuk ASEl Salvador memiliki cadangan mineral strategis yang baru ditetapkan sebagai mineral kritis AS, mengikat kerja sama dalam penerapan sanksi internasional dan kontrol ekspor AS.
  • Perjanjian memperkuat posisi El Salvador sebagai mitra strategis ASKesepakatan ini mengurangi ketergantungan pada China dan memfasilitasi investasi perusahaan AS dalam eksplorasi, penambangan, pengolahan, hingga distribusi mineral dan energi di wilayah tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) dan El Salvador menandatangani kesepakatan perdagangan di Washington pada Kamis (29/1/2026), untuk mendorong investasi mineral kritis. Perjanjian strategis ini bertujuan memperkuat rantai pasok mineral esensial bagi keamanan ekonomi dan nasional AS.

Presiden Donald Trump menekankan pentingnya mineral kritis seperti litium, kobalt, dan logam tanah jarang untuk industri teknologi dan pertahanan. Penandatanganan ini melibatkan perusahaan AS dalam eksplorasi, pengembangan, hingga ekspor mineral dari El Salvador.

1. AS-El Salvador buka akses penuh mineral kritis

Bendera El Salvador (unsplash.com/ wd toro 🇲🇨)
Bendera El Salvador (unsplash.com/ wd toro 🇲🇨)

Perjanjian perdagangan AS-El Salvador memungkinkan perusahaan AS beroperasi penuh di seluruh rantai pasok mineral kritis, mulai dari eksplorasi hingga ekspor. El Salvador wajib menyediakan dukungan infrastruktur lengkap seperti energi, telekomunikasi, dan logistik dengan perlakuan setara bagi investor AS dibandingkan investor asing lainnya.

Kesepakatan ini dibangun di atas kerangka pada November 2025, di mana El Salvador mengadopsi standar AS untuk keselamatan kendaraan, emisi kendaraan, dan regulasi farmasi. El Salvador juga mempermudah impor barang AS seperti keju, daging, dan produk pertanian lainnya, melengkapi akses bebas bea yang sudah dimiliki melalui Central America Free Trade Agreement (CAFTA-DR).

Presiden El Salvador, Nayib Bukele, memposting foto penandatanganan dengan menyebutnya sebagai perjanjian perdagangan resiprokal pertama di seluruh Hemisphere Barat. Langkah ini memperkuat posisi strategis El Salvador sebagai mitra utama AS dalam mengamankan pasokan mineral kritis di Amerika Latin.

2. El Salvador buka tambang mineral kritis untuk AS

El Salvador memiliki cadangan mineral strategis seperti renium dan silikon yang baru ditetapkan sebagai mineral kritis AS untuk mendukung energi bersih, pertahanan nasional, dan manufaktur canggih. Kongres El Salvador pada Desember 2024 mengesahkan undang-undang yang didukung Presiden Nayib Bukele, untuk mencabut larangan pertambangan terdahulu, meskipun mendapat penolakan keras dari kelompok lingkungan.

Perjanjian perdagangan dengan AS mengikat El Salvador untuk bekerja sama dalam penerapan sanksi internasional dan kontrol ekspor AS, termasuk perdagangan terkait pertahanan. Kesepakatan ini memfasilitasi investasi perusahaan AS dalam eksplorasi, penambangan, pengolahan, hingga distribusi mineral dan energi di wilayah tersebut.

Perjanjian ini memperkuat posisi El Salvador sebagai mitra strategis AS dalam mengamankan rantai pasok mineral penting di Amerika Latin, mengurangi ketergantungan pada China.

3. Mengurangi ketergantungan AS pada China

ilustrasi mineral Mangan (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi mineral Mangan (pexels.com/Pixabay)

Kesepakatan perdagangan AS-El Salvador mengurangi ketergantungan AS pada pasokan mineral dominasi global China, dengan El Salvador sebagai mitra strategis utama di Amerika Tengah. AS menjamin investasi sesuai standar hukum internasional dan komitmen CAFTA-DR.

Presiden Nayib Bukele menyoroti potensi mineral kritis untuk mendorong pembangunan ekonomi El Salvador melalui penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi.

Perjanjian ini menandai langkah perdagangan resiprokal pertama di Hemisphere Barat, membuka peluang kerja sama lebih luas di sektor energi, teknologi tinggi, dan rantai pasok mineral esensial.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

6 Investasi yang Berguna pada Musim Hujan dan Banjir

01 Feb 2026, 21:00 WIBBusiness