Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Inggris Gelar Vaksinasi Meningitis B Massal untuk Mahasiswa Baru

Inggris Gelar Vaksinasi Meningitis B Massal untuk Mahasiswa Baru
Ilustrasi vaksin (magnific.com/freepik)
Intinya Sih
  • Pemerintah Inggris meluncurkan vaksinasi massal meningitis B bagi remaja dan calon mahasiswa baru sebagai respons atas munculnya beberapa klaster kasus di berbagai wilayah sejak awal tahun.
  • Program ini menggunakan vaksin Bexsero dengan dua dosis mulai 20 Juli hingga Agustus, menyasar remaja kelahiran 2007–2008 serta mahasiswa baru di bawah usia 25 tahun melalui layanan NHS dan apotek mitra.
  • Asrama dan aktivitas sosial kampus dinilai meningkatkan risiko penularan, sehingga vaksinasi MenB dianggap penting untuk melengkapi perlindungan yang belum tercakup oleh vaksin MenACWY sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Inggris akan menggelar program percepatan vaksinasi meningitis B (MenB) secara bertahap pada musim panas ini. Langkah preventif ini diambil sebagai respons atas temuan beberapa klaster penyakit tersebut di sejumlah wilayah sejak awal tahun.

Program ini menyasar kelompok remaja dan calon mahasiswa baru sebelum masa orientasi perkuliahan dimulai pada musim gugur. Vaksinasi diharapkan dapat menekan laju penularan di lingkungan kampus yang rentan menjadi area penyebaran bakteri.

1. Merespons kenaikan kasus di sejumlah wilayah

Ilustrasi Vaksinasi
Ilustrasi Vaksinasi (Freepik)

Keputusan pelaksanaan vaksinasi massal ini berkaitan dengan munculnya klaster meningitis B yang tidak biasa di Inggris. Pada bulan Maret, otoritas kesehatan mencatat adanya penularan cepat di daerah Kent yang mengakibatkan dua remaja meninggal dunia.

Kasus infeksi serupa juga terdeteksi di wilayah Berkshire, Dorset, dan Reading. Meningitis B menjadi perhatian serius otoritas kesehatan karena memiliki tingkat fatalitas sekitar 10 persen dan berisiko menyebabkan dampak jangka panjang, seperti amputasi.

Konsultan Epidemiologi di Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), Shamez Ladhani, menyebutkan bahwa pola penyebaran tahun ini menunjukkan anomali dibandingkan data tahun-tahun sebelumnya.

"Ini merupakan tahun yang tidak biasa karena kita sekarang memiliki tiga klaster penyakit MenB. Kita melihat jumlah kasus yang jauh lebih banyak dibandingkan perkiraan di satu wilayah," kata Ladhani, dilansir The Straits Times.

2. Jadwal dan sasaran vaksinasi

Ilustrasi vaksinasi (pexels.com/RF._.studio)
Ilustrasi vaksinasi (pexels.com/RF._.studio)

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, pemerintah akan memberikan dua dosis vaksin Bexsero yang dipastikan mampu menangkal bakteri meningitis B. Dosis pertama dimulai pada 20 Juli, sedangkan dosis kedua dijadwalkan pada Agustus dengan jarak minimal 28 hari.

Bagi siswa yang terpaksa melewatkan jadwal karena liburan, mereka tetap bisa mendapatkan dosis kedua pada bulan September. Remaja yang lahir antara 1 September 2007 hingga 31 Agustus 2008 akan menerima pemberitahuan dari Layanan Kesehatan Nasional (NHS) melalui aplikasi, pesan singkat, atau surat.

Sementara itu, calon mahasiswa baru berusia di bawah 25 tahun dapat memesan jadwal vaksinasi secara mandiri melalui jaringan apotek yang bermitra. Menteri Kesehatan Inggris, James Murray, menegaskan pentingnya perlindungan bagi kelompok usia ini.

"Selagi mengevaluasi bukti terbaru, kami bertindak sekarang untuk membantu melindungi generasi muda yang berada pada risiko tertinggi saat memasuki universitas dan asrama musim gugur ini," jelas Murray, dikutip dari The Guardian.

3. Aktivitas sosial di lingkungan kampus meningkatkan risiko penularan

ilustrasi Inggris
ilustrasi Inggris (pexels.com/Wender Junior Souza Vieira)

Lingkungan tempat tinggal bersama, seperti asrama dan rumah sewa mahasiswa, merupakan area yang paling rawan terhadap penyebaran penyakit ini. Interaksi sosial yang intens di berbagai kegiatan kampus mempermudah perpindahan bakteri antarindividu melalui cairan pernapasan. Akibatnya, mahasiswa tahun pertama yang aktif bersosialisasi terbukti memiliki risiko infeksi yang jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok usia yang sama di luar kampus.

Mayoritas remaja di Inggris sebenarnya telah menerima vaksin MenACWY saat masih di bangku sekolah. Namun, karena vaksin tersebut tidak memberikan kekebalan terhadap tipe B, penyuntikan Bexsero menjadi krusial untuk melengkapi imunitas mereka.

Mendukung langkah pemerintah, Wakil Presiden Persatuan Mahasiswa Nasional (NUS), Alex Stanley, mengimbau para mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam program kesehatan ini.

"Kami mendorong seluruh generasi muda yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin ini karena berpotensi mencegah wabah lainnya. Kami berharap setiap anak muda mengambil peran di dalamnya," ujar Stanley.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More