Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Elon Musk Gelontorkan Rp6,56 Triliun untuk Partai Republik di Pemilu Sela AS

3 min read
Elon Musk Gelontorkan Rp6,56 Triliun untuk Partai Republik di Pemilu Sela AS
potret Elon Musk (Daniel Oberhaus, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)
  • Elon Musk dilaporkan menggelontorkan 366 juta dolar AS atau Rp6,56 triliun sejak tahun lalu untuk mendukung Partai Republik menjelang pemilu sela AS.
  • Sejak Juli, Musk membelanjakan 276 juta dolar AS, termasuk 158 juta dolar AS untuk super PAC kandidat Senat Republik, menjadikannya donor tunggal terbesar tahun ini.
  • Partai Republik unggul secara finansial dengan dukungan kelompok pro-Trump, sementara Demokrat menilai dana besar tidak akan meredam ketidakpuasan pemilih terhadap Trump dan ekonomi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pengusaha teknologi Elon Musk dilaporkan telah mengeluarkan dana sebesar 366 juta dolar AS atau setara Rp6,56 triliun sejak tahun lalu untuk menyokong Partai Republik. Pengeluaran dana dalam jumlah besar ini berlangsung menjelang pemilihan umum sela di Amerika Serikat (AS).

Laporan pendanaan politik oleh sekutu dekat Presiden Donald Trump tersebut diwartakan pada Senin (12/10/2026). Arus dana ini hadir bersamaan dengan perjuangan para kandidat Partai Republik menghadapi tingkat popularitas Trump yang rendah serta kekhawatiran pemilih terkait biaya hidup.

  1. 1. Rincian aliran dana politik Elon Musk untuk kandidat Senat

    ilustrasi mata uang dolar AS
    ilustrasi mata uang dolar AS (pexels.com/John Guccione www.advergroup.com)

    Laporan awal mengenai rincian belanja politik ini disiarkan oleh The New York Times pada Senin (12/10/2026). Berdasarkan laporan tersebut, Elon Musk telah membelanjakan 276 juta dolar AS atau setara Rp4,94 triliun (kurs Rp17.913) sejak Juli saja, termasuk 158 juta dolar AS atau setara Rp2,83 triliun untuk super PAC yang berfokus pada kandidat Senat Partai Republik.

    Jumlah pengeluaran dana tersebut menjadikan Musk sebagai donor tunggal terbesar pada tahun ini. Komite aksi politik miliknya, America PAC, telah mengonfirmasi total angka belanja tersebut. Juru bicara komite menyatakan jumlah rekor itu diperlukan untuk mempertahankan Kongres AS dari pengambilalihan oleh Partai Demokrat.

    Juru bicara America PAC Andrew Romeo menyampaikan penjelasan terkait pendanaan tersebut kepada media. “Investasi yang kuat ini telah memungkinkan aparatus GOP untuk menyampaikan pesannya sehingga Partai Republik dapat memiliki peluang bertarung untuk menentang sejarah,” kata Romeo kepada The New York Times. Musk sendiri tercatat menjadi penasihat khusus pemerintah di Gedung Putih pada tahun lalu.

  2. 2. Status kekayaan SpaceX dan catatan keterlibatan politik

    Kantor SpaceX
    Kantor SpaceX (unsplash.com/Sven Piper)

    Musk tercatat menjadi triliuner pertama di dunia pada Juni saat perusahaan kedirgantaraan miliknya, SpaceX, menggelar penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di bursa efek Nasdaq. Sebelum lonjakan donasi ini, pengusaha teknologi tersebut sempat menyatakan pada Mei bahwa dia berencana mundur dari keterlibatan politik AS karena merasa telah “cukup bertindak” dan tidak berencana mengeluarkan dana besar.

    Namun, Musk tercatat memanfaatkan kepemilikan teknologi dan kekayaannya untuk mendukung kelompok sayap kanan di panggung internasional. Pada tahun lalu, sejumlah politisi di Jerman menuduh Musk berupaya mencampuri pemilihan umum nasional mereka. Musk menjadi pendukung vokal partai Alternative for Germany (AfD), sebuah partai yang dituduh mengambil sikap diskriminatif terhadap isu imigrasi dan isu lainnya.

  3. 3. Kondisi finansial Partai Republik dan respons Demokrat

    potret Donald Trump saat pidato kampanye
    potret Donald Trump saat pidato kampanye (Matt Johnson from Omaha, Nebraska, United States, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

    Sebagaimana dilansir Al Jazeera, para pemilih di AS akan mendatangi tempat pemungutan suara pada 3 November untuk memberikan suara dalam pemilu sela. Pemilihan tersebut akan menentukan pemenang kontestasi penting di tingkat negara bagian dan lokal, sekaligus menentukan kendali mayoritas di Kongres AS yang saat ini dipegang Partai Republik di DPR maupun Senat.

    Partai Republik dinilai memegang keunggulan finansial yang signifikan atas Partai Demokrat berkat sokongan kelompok seperti MAGA Inc. Kelompok super PAC pro-Trump tersebut dilaporkan memiliki simpanan dana sebesar 416 juta dolar AS atau setara Rp7,45 triliun per Agustus. Situs pelacak AdImpact menemukan kelompok itu telah membelanjakan 22 juta dolar AS atau setara Rp394,09 miliar selama sebulan terakhir untuk perebutan kursi Senat di Texas.

    Kubu Partai Demokrat menyatakan keyakinan bahwa keunggulan finansial tersebut tidak akan membendung rasa tidak puas pemilih terhadap kepemimpinan Trump. “Partai Republik berharap bisa “membeli” pemilu ini, dengan menyuntikkan puluhan juta ke dalam kontestasi pemilu untuk mencoba mengatasi masalah kandidat-kandidat mereka yang tidak populer, presiden yang tidak populer, dan kondisi ekonomi yang tidak populer,” ujar Lauren French, juru bicara Senate Majority PAC Partai Demokrat. Di sisi lain, Trump memperbanyak kegiatan kampanye dengan menggelar rangkaian rapat umum pada pekan-pekan terakhir menjelang pemilu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More