3 Fakta Masjid Bolo Hauz, Permata Arsitektur Asia Tengah

Di banyak kota di Asia Tengah, Registan berfungsi sebagai alun-alun publik utama. Tempat umum di mana orang-orang bertemu dan mengadakan acara. Kota Bukhara juga memiliki Registan sendiri, yang menunjukkan kehidupan perkotaan yang kaya. Letaknya berhadapan dengan Benteng Ark, menambah pusat kota yang kuat dan ramai.
Dahulu, alun-alun ini memiliki banyak bangunan publik, seperti masjid, kantor, dan rumah sakit. Tempat-tempat ini membuatnya aktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini, hanya Masjid Bolo Hauz yang tersisa, berdiri sebagai penghubung yang kuat dan membanggakan dengan masa lalu. Yuk, simak fakta unik tentang Masjid Bolo Hauz berikut ini, guys!
1. Dibangun pada abad ke-18

potret aula salat Masjid Bolo Hauz yang menampilkan mihrab, mimbar, dan lampu gantung (commons.wikimedia.org/Davide Mauro) Masjid Bolo Hauz mulai dibangun pada abad ke-18. Central Asia Travel melaporkan bahwa proyek ini dimulai oleh Shahmurad, penguasa Bukhara. Ia ingin menunjukkan bahwa ia dekat dengan rakyatnya dan hidup seperti mereka. Shahmurad memilih untuk membangun masjid umum tempat ia dapat bergabung dengan orang lain untuk salat Jumat.
Desainnya menampilkan keindahan dan fungsi, dengan pilar-pilar kayu berukir dan ruang yang tenang. Masjid berdiri di samping kolam yang memberikan nuansa sejuk dan tenang. Seiring waktu, menjadi bagian penting dari budaya dan kepercayaan Bukhara. Hingga kini, Masjid Bolo Hauz masih menyambut pengunjung dan orang-orang yang datang untuk beribadah.
2. Kolamnya adalah bagian tertua dari kompleksnya

potret kolam Masjid Bolo Hauz (commons.wikimedia.org/Viaggiamocela) Bagian tertua dari kompleks Masjid Bolo Hauz adalah kolam yang dikenal sebagai khauz. Nama Bolo-Khauz sendiri berarti "kolam anak-anak". Advantour menuturkan bahwa kolam ini adalah salah satu dari sedikit kolam di Bukhara yang masih ada hingga saat ini. Menjadi bagian yang berharga dari masa lalu kota.
Dahulu, kolam-kolam ini merupakan sumber air utama bagi penduduk setempat. Membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kehidupan kota. Seiring waktu, beberapa juga menyebabkan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui air. Untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan, banyak yang kemudian dikeringkan oleh Uni Soviet.
3. Arsitektur Masjid Bolo Hauz

potret menara Masjid Bolo Hauz (commons.wikimedia.org/Nassima Chahboun) Masjid Bolo Hauz tampak anggun dan megah, karena memang dibangun untuk kunjungan sang emir. Memiliki 20 pilar yang menopang atapnya. Pilar-pilar ini terbuat dari kayu dan seluruhnya dilapisi ukiran yang indah. Penduduk setempat juga menyebutnya sebagai "masjid 40 pilar".
Sebuah menara berdiri di samping Masjid Bolo Hauz. Menara ini dibangun setelah masjid. Tidak terlalu tinggi, tetapi menunjukkan gaya Asia Tengah yang kaya dan indah. Selama bertahun-tahun, menara ini sedikit miring ke satu sisi, seperti Menara Pisa.
Masjid Bolo Hauz adalah contoh kuat seni dan sejarah Asia Tengah. Desain yang istimewa dan masa lalu yang kaya membuatnya menonjol di antara situs-situs kuno lainnya. Dari pilar-pilar berukir hingga kolam yang tenang, setiap bagiannya memiliki cerita tersendiri.





















