Jakarta, IDN Times - Biro Investigasi Federal (FBI) dan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengumumkan pembongkaran jaringan fasilitator skema penipuan pekerja teknologi informasi (IT) jarak jauh milik pemerintah Korea Utara (Korut) pada Selasa (13/10/2026). Operasi penegakan hukum di Texas dan Ohio ini bertujuan memutus aliran dana untuk program senjata nuklir serta rudal balistik Pyongyang.
Aparat menggerebek lebih dari 40 lokasi yang dijadikan peternakan laptop (laptop farm) di Texas sepanjang 21 hingga 25 September lalu dalam Operation Lonestar Roundup. Petugas menyita sekitar 187 perangkat komputer dan alat kendali jarak jauh yang dipakai menyusup ke puluhan perusahaan AS untuk menghindari sanksi internasional. Kementerian Keuangan AS memperkirakan skema pekerja IT palsu ini menghasilkan lebih dari 800 juta dolar AS (sekitar Rp14,3 triliun) bagi rezim Korut sepanjang tahun fiskal 2024
