ilustrasi cuaca panas, perkotaan (magnific.com/ilovehz)
Kenaikan kasus terjadi setelah Korea Selatan mengalami musim semi yang lebih hangat dari biasanya. Suhu rata-rata nasional mencapai 13,3 derajat Celsius atau 1,4 derajat lebih tinggi dibandingkan rata-rata 30 tahun terakhir.
Administrasi Meteorologi Korea Selatan (KMA) memperkirakan peluang sebesar 60 persen bahwa suhu pada Juni dan Juli akan berada di atas normal. Sementara itu, peluang suhu lebih tinggi dari rata-rata pada Agustus diperkirakan mencapai 50 persen.
Seiring meningkatnya risiko gelombang panas, KMA telah mengeluarkan peringatan cuaca panas pertama tahun ini untuk beberapa wilayah di Provinsi Gyeongsang Utara. Pemerintah Metropolitan Seoul juga meluncurkan kampanye yang mendorong pekerja mengenakan pakaian kerja yang lebih nyaman selama musim panas.
Untuk memperkuat kesiapan masyarakat, KMA mulai menerapkan sistem Peringatan Panas Ekstrem dan Imbauan Malam Tropis pada musim panas tahun ini.
"Jika tubuh tidak bisa pulih dari panas siang hari saat malam tiba, risikonya bisa sangat berbahaya dan mengancam jiwa," kata Kepala KMA, Lee Mi-sun, dilansir Korea Herald.