Ketua DPRD DKI Kecam Challenge Al-Qur'an Hadiah Miras: Ini Pelecehan!

- Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengecam tantangan hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman keras di The Sounds Project 2026 sebagai pelecehan agama.
- Suhud meminta aparat penegak hukum menjatuhkan sanksi dan memproses pihak terlibat agar memberi efek jera serta mencegah kejadian serupa terulang.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta koordinasi tindakan tegas terhadap promosi miras yang dikaitkan dengan kegiatan keagamaan di stan Newport.
Jakarta, IDN Times – Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Suhud Alynudin mengecam aksi tantangan hafalan Al-Qur'an yang dikaitkan dengan hadiah minuman keras (miras) dalam festival musik The Sounds Project 2026.
Suhud menilai aksi tersebut tidak patut dilakukan \karena dianggap melecehkan agama. Ia menegaskan, simbol maupun ajaran agama apa pun tidak seharusnya dijadikan bahan permainan.
"Itu adalah hal yang kita kecam. Tidak patut di Jakarta ada pelecehan terhadap agama. Agama apa pun ya tidak boleh dipakai main-main," ujar Suhud di Gedung DPRD DKI, Rabu (12/8/2026).
1. Harus ada sanksi hukum

Viral brand miras promosi hafalan surat/ dok Instagram @hilmi.firdaus Menurutnya, tindakan tersebut juga perlu ditindak melalui jalur hukum agar memberikan efek jera. Ia meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah terhadap pihak yang terlibat.
"Harus ada sanksi hukum ya, ada upaya untuk sanksi hukum agar ada efek jera dan tidak ada lagi hal yang seperti itu terulang," katanya.
2. Warga Jakarta pasti marah

Ilustrasi Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Suhud meyakini masyarakat Jakarta turut mengecam aksi tersebut. Karena itu, ia berharap aparat dapat segera memastikan kasus tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Saya kira warga Jakarta pun ya pasti marah dengan hal itu. Ya, untuk itu diharapkan aparat untuk segera bisa mengambil tindakan dan juga memastikan bahwa ini diproses secara hukum ya dengan sebaik-baiknya. Itu saya kira ya," ucapnya.
3. Pramono akan ambil langkah tegas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalan rapat Paripurna di DPRD DKI, Rabu (12/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Senada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan mengambil langkah tegas terkait insiden viral tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha berhadiah miras yang terjadi di stan merek alkohol Newport dalam festival musik The Sounds Project 2026.
Pramono menilai promosi minuman keras yang dikaitkan dengan kegiatan keagamaan tersebut tidak seharusnya terjadi di Jakarta. Ia menyebut tindakan itu telah menodai kehidupan keagamaan yang selama ini dijaga bersama.
"Saya akan minta kepada Pak Asisten Kesejahteraan, Pak Ali, untuk segera mengoordinasikan, mengambil tindakan tegas terhadap hal yang tidak boleh terjadi di Jakarta," ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (12/6).

















