Jakarta, IDN Times – Lembaga pemantau kasus kekerasan seksual asal Amerika Serikat, BishopAccountability.org, mendesak pembentukan komisi kebenaran di Peru, pada Kamis (5/11/2026). Komisi ini bertujuan untuk menyelidiki secara independen berbagai kasus kejahatan seksual yang terjadi di lingkungan Gereja Katolik setempat.
Lembaga tersebut menilai para petinggi gereja di Peru masih menutupi dan gagal menangani rentetan skandal tersebut secara tuntas. Hingga saat ini, pihak Keuskupan Agung Lima belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan pembentukan komisi kebenaran tersebut.