ilustrasi bendera Yordania. (unsplash.com/Yazan obeidat)
Data yang bocor mengungkap aktivitas diplomasi rahasia yang tidak pernah diumumkan ke publik. Salah satu foto menunjukkan Halevi bertemu dengan mantan kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Michael Kurilla, di Qatar.
Pertemuan tersebut diperkirakan terjadi dalam rentang waktu antara Januari 2023 hingga Agustus 2025. Halevi sendiri diketahui telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala staf militer Israel pada Maret 2025.
Data lain menampilkan video pertemuan Halevi dengan Kepala Militer Yordania, Yousef Huneiti, di Yordania. Dalam video itu, Halevi menyerahkan sebuah belati milik tentara Yordania yang tewas pada Perang Enam Hari 1967.
Dokumen peretasan Handala juga memperlihatkan Halevi melakukan kunjungan ke Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi. Semua agenda rahasia mancanegara ini terbongkar melalui rekaman visual yang tersimpan dari perangkat pribadinya.