Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Helikopter Militer Jatuh di Pakistan, 22 Penumpang Tewas
potret helikopter militer (pexels.com/Somchai Kongkamsri)
  • Helikopter militer Mi-17 Pakistan jatuh di Muzaffarabad, Kashmir, menewaskan 22 tentara akibat dugaan masalah teknis sesaat setelah lepas landas.
  • Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan belasungkawa mendalam serta berharap insiden serupa tidak terulang kembali.
  • Seluruh korban telah dimakamkan secara massal di pemakaman militer, sementara penyelidikan resmi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Helikopter militer dilaporkan jatuh di Negara Bagian Kashmir, Pakistan, pada Rabu (10/6/2026). Berdasarkan keterangan pasukan militer Pakistan pada Kamis (11/6/2026), insiden ini menewaskan semua penumpang di dalam helikopter yang terdiri dari 22 tentara. 

“Seluruh personel di dalam helikopter gugur sebagai martir. Tidak ada yang selamat. Tim penyelamat dan pemulihan segera tiba di lokasi kecelakaan. Sebuah dewan penyelidikan telah diperintahkan untuk memastikan penyebab teknis pasti dari kecelakaan tersebut,” bunyi pernyataan resmi Inter-Services Public Relations (ISPR), biro media militer Pakistan, dilansir Al Jazeera

1. Helikopter jatuh karena masalah teknis

potret helikopter militer (pexels.com/Boris Hamer)

Militer Pakistan menjelaskan, helikopter tersebut jatuh di Kota Muzaffarabad, salah satu kota yang ada di Kashmir. Hasil penyelidikan sementara mengungkapkan helikopter berjenis Mi-17 itu jatuh tidak lama usai lepas landas karena mengalami masalah teknis. 

Usai jatuh menghantam tanah, helikopter langsung meledak hingga menimbulkan kobaran api yang cukup besar. Beruntungnya, petugas pemadam kebakaran kala itu langsung sigap datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Sayangnya, semua penumpang yang ada di dalam helikopter tidak sempat tertolong. 

2. Presiden dan Perdana Menteri Pakistan menyampaikan dukacita mendalam

potret Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari (kiri) (commons.wikimedia.org/kremlin.ru)

Insiden tragis ini mendapat respons dari Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, dan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. Zardari dan Sharif menyampaikan dukacita mendalam atas insiden yang menimpa pasukan militer mereka. Keduanya berharap keluarga korban bisa menerima kepergian para tentara yang telah gugur.

Ucapan belasungkawa juga datang dari panglima militer Pakistan, Asim Munir. Dalam sebuah pernyataan, ia berharap insiden serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Sebab, insiden jatuhnya helikopter militer juga pernah terjadi di Pakistan pada September 2025 lalu. Kala itu, insiden tersebut menewaskan 5 orang yang terdiri dari 2 pilot dan 3 teknisi.

3. Para korban sudah dimakamkan secara massal

ilustrasi makam (unsplash.com/Rusty Watson)

Saat ini, 22 tentara Pakistan yang tewas dalam insiden helikopter jatuh di Muzaffarabad sudah dimakamkan. Mereka dimakamkan secara massal di tempat pemakaman khusus militer.

Sejumlah pihak menduga jatuhnya helikopter militer Pakistan ini ada hubungannya dengan serangkaian protes di Muzaffarabad. Sebab, dalam beberapa hari terakhir, ada aksi protes yang dilakukan warga sipil terhadap pemerintah setempat. Protes itu dikabarkan telah menewaskan 11 orang. Namun, hingga kini, belum ada bukti konkret yang bisa memperkuat dugaan tersebut. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article