Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Dua Orang Tewas

2 min read
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Dua Orang Tewas
potret wilayah Yaman (pexels.com/Lara Jameson)
  • Houthi menyerang Istana Maashiq di Aden dengan lima misil, menewaskan dua penjaga istana; perdana menteri dan anggota kabinet yang berada di lokasi dilaporkan selamat.
  • Menurut media Houthi, target serangan mencakup pos pasukan Arab Saudi dan gudang senjata di kompleks istana, sebagai upaya melemahkan kekuatan militer Riyadh.
  • Dalam sepekan terakhir, Houthi juga menyerang fasilitas Saudi, termasuk bandara King Khalid dan Abha; serangan-serangan itu dilaporkan menewaskan 20 orang dan melukai sedikitnya 361 lainnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Milisi Houthi kembali meluncurkan serangan baru ke Yaman pada Kamis (15/10/2026). Kali ini, serangan menyasar Istana Maashiq, istana kepresidenan Yaman yang ada di Kota Aden. Menurut keterangan seorang pejabat Yaman anonim, serangan tersebut menewaskan dua orang yang merupakan tentara penjaga istana.

Dalam kesempatan lain, Menteri Informasi Yaman, Moammar Al-Eryani, mengatakan, Houthi meluncurkan serangan ke Istana Maashiq menggunakan lima misil. Saat serangan terjadi, Perdana Menteri Yaman dan sejumlah anggota kabinet lainnya sedang berada di dalam istana. Beruntungnya, Al-Eryani mengatakan mereka semua tidak terdampak serangan dan dalam keadaan baik-baik saja.

  1. 1. Serangan menyasar pos militer Arab Saudi yang ada di dalam istana

    Markas militer.
    ilustrasi pos militer (pexels.com/Get Lost Mike)

    Stasiun televisi Houthi, Saba News Agency, mengabarkan, serangan di Istana Maashiq tadi menyasar pos militer pasukan Arab Saudi yang bekerja sama dengan Pemerintah Yaman. Selain itu, serangan juga ditujukan ke gudang senjata yang ada di dalam komplek istana tersebut.

    Juru Bicara Houthi, Yahya Saree, mengatakan, serangan tersebut merupakan salah satu upaya Houthi untuk meruntuhkan kekuatan militer Arab Saudi. Saree mengatakan bahwa Houthi akan menyerang semua kekuatan militer Arab saudi "Di mana pun" agar Riyadh tidak bisa membalas serangan mereka.

  2. 2. Houthi meningkatkan serangan ke berbagai fasilitas vital Arab Saudi

    Bandara Internasional King Khalid, Arab Saudi.
    potret Bandara Internasional King Khalid, Arab Saudi (panoramio.com/liton islam via commons.wikimedia.org/liton islam)

    Selama sepekan terakhir, Houthi memang terus melakukan serangan ke sejumlah fasilitas vital milik Arab Saudi. Beberapa di antaranya, seperti pos militer, pelabuhan, fasilitas minyak, dan bandara. Semua serangan ini dilakukan sebagai balasan karena Arab Saudi juga telah meningkatkan serangan ke Houthi.

    Salah satu bandara Arab Saudi yang kerap jadi target serangan Houthi adalah Bandara Internasional King Khalid yang ada di Ibu Kota Riyadh. Juru Bicara militer Arab Saudi, Turki Al-Maliki, mengatakan, sepanjang Oktober ini, Houthi telah meluncurkan 20 serangan ke bandara tersebut. Semua serangan itu telah menewaskan total 17 orang dan melukai setidaknya 333 lainnya.

  3. 3. Bandara Internasional Abha juga jadi target serangan Houthi

    Bandara Internasional Abha di Arab Saudi.
    potret Bandara Internasional Abha, Arab Saudi (commons.wikimedia.org/Clemens Schmillen)

    Selain Bandara King Khalid, Bandara Internasional Abha yang berada di dekat wilayah perbatasan Arab Saudi dan Yaman juga kerap menjadi target serangan Houthi. Menurut Al-Maliki, serangan Houthi ke bandara tersebut sejauh ini sudah menewaskan 3 orang dan melukai 28 lainnya.

    Oleh karena itu, Al-Maliki dengan tegas mendesak Houthi untuk segera berhenti menyerang fasilitas dan infrastruktur publik yang ada di Arab Saudi. Sebab, semua serangan tersebut telah merugikan warga Arab Saudi bahkan juga warga dari negara lain. Selain itu, Al-Maliki juga meminta Houthi untuk benar-benar mencermati ultimatumnya jika tidak ingin diserang dengan kekuatan yang lebih besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More