Jakarta, IDN Times - Presiden Guatemala, Bernardo Arevalo resmi mengumumkan pembangunan penjara raksasa keamanan maksimum di negaranya. Penjara tersebut digunakan untuk menampung anggota geng kriminal.
“Pembangunan penjara ini adalah kemenangan, sebuah kemenangan atas kriminalitas, kemenangan atas kejahatan, kemenangan atas penegakan hukum terhadap organisasi kriminal,” tuturnya, dikutip dari Europa Press, Senin (30/3/2026).
Pada Januari, Guatemala dilanda krisis keamanan usai serangan balasan geng kriminal. Alhasil, pemerintah setempat menetapkan status siaga untuk memastikan keamanan di negara Amerika Tengah tersebut.
