20 Jurnalis Ikuti Uji Kompetensi Wartawan: Pers Baik Jurnalisme Sehat

- Sebanyak 20 jurnalis dari berbagai media mengikuti pelatihan dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) LPDS-Pegadaian di Jakarta pada 3–5 Juni 2026 untuk meningkatkan profesionalisme pers.
- Pelatihan berlangsung tiga hari dengan tiga jenjang uji, menghasilkan nilai rata-rata di atas 80, dan peserta berpotensi menjadi calon penguji UKW di masa depan.
- Pegadaian mendukung program ini sebagai bagian dari komitmen ESG dan SDGs, telah digelar di 12 kota dengan total sekitar 225 peserta guna memperkuat kapasitas insan pers.
Jakarta, IDN Times - Sebanyak 20 jurnalis dari berbagai platform media mengikuti pelatihan jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) bekerja sama dengan PT Pegadaian pada 3-5 Juni 2026 di Jakarta Pusat.
Direktur Eksekutif LPDS, Kristanto Hartadi, mengatakan UKW merupakan salah satu upaya untuk menjaga kemerdekaan pers melalui peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan.
"Pers yang baik hanya bisa terjadi dari pers yang sehat, dari jurnalisme yang sehat dan ini adalah harapan dari kami di LPDS pada teman-teman sekalian yang mengikuti UKW," kata Kristanto, Jumat (5/6/2026).
1. Rata-rata nilai di atas 80

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pelatihan dan uji kompetensi yang terbagi dalam tiga jenjang, yakni muda, madya, dan utama. Menurut Kristanto, hasil yang diperoleh peserta cukup membanggakan dengan rata-rata nilai di atas 80.
"Kami melihat semuanya bagus-bagus. LPDS perlu teman-teman dengan nilai yang bagus karena butuh kader penguji. Jadi teman-teman yang nilainya 80, baik utama maupun madya, kalau bagus terus dan tidak ada masalah, bisa menjadi calon penguji UKW," ujar dia.
2. Kegiatan digelar 12 kota di Indonesia

Sementara itu, Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk insan pers.
Hingga saat ini, program pelatihan jurnalistik dan UKW yang didukung Pegadaian telah digelar di 12 kota dengan total peserta mencapai sekitar 225 orang.
"Animonya tinggi. Kalau memang tinggi, silakan dijalankan terus. Bulan ini kami juga akan mengadakan kegiatan serupa di Surabaya," kata Eka.
3. Bagian dari ESQ

Dia mengatakan, dukungan Pegadaian terhadap pelatihan jurnalistik tidak semata-mata berkaitan dengan bisnis perusahaan, tetapi juga bagian dari program keberlanjutan melalui divisi Environmental, Social, and Governance (ESG).
Program tersebut selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin keempat tentang pendidikan berkualitas.
"Melalui divisi ESG inilah tempat kami berbagi kepada semuanya. Salah satunya memberikan pelatihan dan edukasi, baik kepada media, wartawan, maupun kalangan akademisi," ujar dia.


















