PM Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)
Alih-alih menyambut baik, AS justru menolak tawaran bantuan Eropa di Selat Hormuz. Melalui media sosialnya, Presiden AS Donald Trump bahkan meminta sekutu NATO untuk menjauh dari wilayah konflik.
"Saya menerima telepon dari pihak NATO yang bertanya apakah kami membutuhkan bantuan mereka. Saya menyuruh mereka untuk menjauh, kecuali mereka hanya ingin memuat kapal dengan minyak," tulis Trump, dilansir Politico.
Penolakan ini muncul berbarengan dengan pengumuman pemerintah Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun, AS akan tetap mempertahankan blokade laut mereka terhadap seluruh kapal yang menuju pelabuhan Iran.
Penutupan Selat Hormuz telah memberikan rentetan pukulan bagi perekonomian dunia. Krisis ini memicu lonjakan inflasi, krisis energi dan membuat lebih dari 20 ribu pelaut terjebak di perairan Teluk.