Jakarta, IDN Times - Interpol telah menerbitkan pemberitahuan merah (red notice) terhadap seorang wanita Ukraina sebagai tersangka utama pengeboman di Monako yang melukai seorang miliarder kelahiran Ukraina beserta keluarganya. Wanita bernama Anastasiia Berezovska itu diduga meninggalkan paket berisi bahan peledak di lobi sebuah gedung apartemen sebelum melarikan diri.
Pada Jumat (3/6/2026), Berezovska dicari atas dugaan percobaan pembunuhan, menempatkan bahan peledak di ruang publik dengan maksud melakukan tindak kriminal, serta terlibat dalam konspirasi kejahatan. Interpol menggambarkan Berezovska sebagai wanita berambut gelap yang fasih berbahasa Jerman. Dia memiliki tato, yang kemungkinan bergambar ular, dari bahu hingga siku lengan kanannya.
Dilansir Al Jazeera, penyidik sebelumnya sempat menduga pelaku merupakan seorang pria bertubuh besar yang mengenakan atasan lengan panjang berwarna gelap, celana pendek berwarna terang, dan topi bucket hitam. Namun, hasil penelusuran rekaman CCTV tambahan dan keterangan saksi mengungkap bahwa pelaku sebenarnya seorang wanita yang menyamar sebagai laki-laki.
