Jakarta, IDN Times - Iran mengancam akan menutup semua jalur ekspor minyak di Timur Tengah. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan, langkah ini akan dilakukan jika Amerika Serikat (AS) tidak kunjung menghentikan blokade terhadap semua pelabuhan milik Iran. Sebab, pada Selasa (14/7/2026), Presiden AS, Donald Trump, meminta pasukan militernya untuk menutup semua pelabuhan milik Iran.
"Ekspor energi regional akan dibagi untuk semua atau ditutup untuk semua," kata IRGC dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita nasional Iran, IRNA, pada Rabu (15/7/2026), seperti dikutip The New Arab.
