Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Iran Belum Konfirmasi Kehadiran Sugiono di Pemakaman Khamenei, Kenapa?
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Pemerintah Iran belum memastikan jadwal kunjungan delegasi Indonesia yang dipimpin Menlu Sugiono untuk menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei karena masih menunggu pengaturan teknis dari Teheran.
  • Duta Besar Iran menyebut penutupan ruang udara selama prosesi pemakaman menjadi salah satu alasan keterlambatan konfirmasi, namun berharap kepastian bagi delegasi Indonesia segera diberikan.
  • Iran menyiapkan Kota Mashhad sebagai lokasi paling memungkinkan bagi kunjungan delegasi RI setelah prosesi penghormatan di Teheran dan Qom selesai dilaksanakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
3–9 Juli 2026

Rangkaian penghormatan kepada mendiang Ayatollah Ali Khamenei digelar di Iran. Pemerintah Indonesia awalnya menunjuk Duta Besar RI di Teheran untuk menghadiri acara tersebut.

7 Juli 2026

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan Iran masih menunggu pengaturan teknis sebelum mengonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia. Ia menjelaskan sebagian besar rangkaian acara bagi delegasi asing telah selesai.

9 Juli 2026

Prosesi pemakaman utama Khamenei dijadwalkan berlangsung. Pemerintah Indonesia berencana mengirim delegasi tingkat tinggi yang dipimpin Menlu Sugiono dan Ketua MPR RI untuk hadir dalam upacara tersebut.

kini

Pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kehadiran delegasi Indonesia di pemakaman Khamenei. Pihak Iran masih menunggu situasi memungkinkan untuk membuka kembali ruang udara dan menetapkan jadwal kunjungan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait kehadiran delegasi Indonesia yang dipimpin Menlu Sugiono dalam prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
  • Who?
    Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, Menteri Luar Negeri RI Sugiono, serta Ketua MPR RI yang direncanakan turut memimpin delegasi Indonesia.
  • Where?
    Koordinasi berlangsung di Jakarta, sementara prosesi pemakaman dijadwalkan di Kota Mashhad, Iran, setelah rangkaian acara sebelumnya di Teheran dan Qom.
  • When?
    Kunjungan delegasi Indonesia direncanakan pada 9 Juli 2026, namun hingga saat ini masih menunggu kepastian waktu dari Pemerintah Iran.
  • Why?
    Keterlambatan konfirmasi terjadi karena Pemerintah Iran masih menyelesaikan pengaturan teknis dan pembukaan kembali ruang udara setelah penutupan selama prosesi pemakaman berlangsung.
  • How?
    Pemerintah Iran sedang menyesuaikan jadwal dan situasi lapangan sebelum mengonfirmasi kunjungan. Delegasi Indonesia tetap menunggu pemberitahuan resmi dari Teheran untuk keberangkatan ke Mashhad.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ayatollah Khamenei, orang penting dari Iran, sudah meninggal dan akan dimakamkan. Pak Sugiono dari Indonesia mau pergi ke sana bersama rombongan untuk menghormati beliau. Tapi Iran belum bisa bilang kapan mereka boleh datang karena masih sibuk dan ada aturan pesawat yang ditutup. Sekarang semua masih menunggu kabar dari Iran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun Iran belum dapat mengonfirmasi jadwal kedatangan delegasi Indonesia, suasana diplomatik yang terbangun menunjukkan hubungan persahabatan yang saling menghormati. Pemerintah Iran menyampaikan apresiasi atas niat Indonesia untuk hadir, sementara kedua pihak tetap berkoordinasi dengan sabar dan penuh kehati-hatian demi memastikan pengaturan kunjungan berlangsung tertib dan bermartabat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Pemerintah Iran belum dapat memastikan jadwal kunjungan delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, untuk menghadiri rangkaian pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengatakan, pihaknya masih menunggu pengaturan teknis sebelum memberikan konfirmasi kepada Indonesia. Menurut dia, situasi di Iran masih cukup kompleks setelah sebagian besar rangkaian penghormatan bagi delegasi asing telah selesai dilaksanakan.

Meski demikian, Boroujerdi menyampaikan apresiasi atas keputusan Pemerintah Indonesia yang berencana mengirim delegasi tingkat tinggi ke Iran sebagai bentuk penghormatan kepada Khamenei.

Sebelumnya, Menlu Sugiono mengatakan Pemerintah Indonesia berencana menghadiri prosesi pemakaman Khamenei yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026. Delegasi tersebut direncanakan dipimpin oleh Menlu Sugiono bersama Ketua MPR RI.

1. Iran masih atur kunjungan delegasi Indonesia

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Boroujerdi mengatakan, Iran telah mengundang Indonesia bersama sejumlah negara sahabat sejak beberapa pekan lalu untuk menghadiri rangkaian penghormatan kepada Khamenei.

Dia mengaku senang karena Pemerintah Indonesia menerima undangan tersebut dan memutuskan mengirim delegasi ke Iran.

“Kami telah mengundang Indonesia bersama seluruh negara sahabat beberapa pekan lalu dan kami sangat senang Pemerintah Indonesia menerima undangan tersebut untuk mengirim delegasi ke Iran,” kata Boroujerdi di kediamannya di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Namun, menurut dia, Pemerintah Iran masih harus menyelesaikan sejumlah pengaturan teknis karena sebagian besar agenda bagi delegasi asing telah rampung.

“Situasi di Iran sedikit rumit karena sebagian besar rangkaian acara bagi delegasi asing telah selesai dan para delegasi telah kembali ke negara masing-masing. Jadi kami masih menunggu situasi yang tepat untuk mengonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia ke Iran guna memberikan penghormatan kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran,” ujar dia.

2. Belum ada kepastian kapan konfirmasi diberikan

Peti jenazah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan keluarganya yang tewas dalam serangan Israel pada Februari lalu. (AFP/Atta Kenare)

Saat ditanya kapan Indonesia akan menerima kepastian dari Teheran, Boroujerdi mengaku belum dapat memberikan jawaban karena masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat Iran.

Dia menjelaskan, salah satu penyebab proses tersebut membutuhkan waktu adalah penutupan ruang udara Iran selama rangkaian prosesi pemakaman berlangsung.

“Saya belum tahu karena saya harus menerima konfirmasi dari pemerintah pusat kami,” kata dia.

Boroujerdi mengatakan, pembukaan kembali ruang udara membutuhkan waktu sehingga turut memengaruhi pengaturan kunjungan delegasi asing.

“Selama upacara pemakaman, seluruh wilayah udara Iran ditutup. Sekarang jika kami akan membukanya kembali untuk para sahabat Iran yang ingin datang, tentu membutuhkan sedikit waktu,” ujar dia.

Meski demikian, dia berharap konfirmasi terhadap kunjungan delegasi Indonesia dapat segera diberikan.

“Kami berharap dapat segera mengonfirmasinya, insyaallah,” kata Boroujerdi.

3. Mashhad disiapkan menjadi lokasi kunjungan delegasi RI

Peti jenazah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebelum dimakamkan di Iran. (AFP/Atta Kanare)

Boroujerdi mengatakan, prosesi penghormatan di Teheran dan Qom telah selesai dilaksanakan. Saat ini, jenazah Khamenei telah dibawa ke Irak sebelum kembali ke Kota Mashhad untuk prosesi pemakaman terakhir.

Karena itu, kata dia, apabila kunjungan delegasi Indonesia terlaksana, lokasi yang paling memungkinkan adalah di Mashhad.

“Upacara pemakaman di Teheran dan Qom telah selesai. Jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi telah dibawa ke Irak dan setelah itu akan kembali ke Mashhad untuk upacara pemakaman terakhir. Kami berharap, insyaallah, kami dapat mengatur agar kunjungan itu berlangsung di Mashhad,” ujar dia.

Sebelumnya, Menlu Sugiono mengatakan, Indonesia semula menunjuk Duta Besar RI di Teheran sebagai wakil pemerintah dalam rangkaian penghormatan kepada Khamenei yang digelar 3-9 Juli 2026. Hal itu dilakukan karena berbagai pertimbangan teknis dan padatnya agenda kenegaraan di dalam negeri.

Namun, setelah melakukan koordinasi lebih lanjut, pemerintah berencana mengirim delegasi tingkat tinggi yang dipimpin Menlu Sugiono bersama Ketua MPR RI untuk menghadiri prosesi pemakaman pada 9 Juli 2026. Menurut Sugiono, pemerintah saat ini masih menunggu kepastian waktu dan lokasi dari pihak Iran sebelum keberangkatan delegasi dilakukan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article