Jakarta, IDN Times - Militer Israel melancarkan operasi pembongkaran sistematis yang menyasar rumah-rumah warga dan infrastruktur di berbagai desa serta kota di Lebanon selatan, Sabtu (12/9/2026). Serangan tersebut memicu kerusakan parah di kawasan perbatasan dan menyebabkan kepulan asap membubung tinggi di kawasan Al-Khiam.
Laporan kantor berita Saba menyebut, aksi militer ini menandai berlanjutnya pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata di kawasan tersebut. Gempuran pada hari Sabtu itu juga menyusul gelombang serangan udara dan artileri sehari sebelumnya yang menargetkan kawasan permukiman, rumah-rumah, serta fasilitas sekolah.
