Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas (U.S. Department of State from United States, Public domain, via Wikimedia Commons)
Kallas merespons ancaman pemutusan kontak tersebut melalui media sosial X. Mantan Perdana Menteri (PM) Estonia itu menekankan pentingnya menjaga hubungan yang sudah terjalin. Ia menyatakan UE tetap berkomitmen untuk membangun hubungan yang konstruktif dengan Israel. Kallas juga menilai dialog adalah fondasi utama dalam dunia diplomasi.
Namun, Kallas sama sekali tidak membenarkan atau membantah isi laporan terkait komentar apartheid tersebut. Ia justru menyoroti komitmen UE pada solusi dua negara sebagai jalan perdamaian. Ia juga kembali menegaskan posisi UE terhadap pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat.
"UE mengutuk permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang semakin mempersulit pencapaian tujuan perdamaian tersebut," tutur Kallas, dilansir Euronews.