Jakarta, IDN Times – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengambil alih Kastil Beaufort beserta kawasan punggungan di sekelilingnya di Lebanon selatan. Operasi itu menjadi penetrasi darat terdalam Israel ke wilayah Lebanon dalam 26 tahun terakhir sekaligus memperluas serangan terhadap Hizbullah hingga melampaui Sungai Litani yang selama ini menjadi batas penting.
Bersamaan dengan pengerahan besar pasukan darat tersebut, IDF juga mengeluarkan peringatan evakuasi baru kepada warga di wilayah yang lebih luas di Lebanon selatan agar menjauhi posisi-posisi Hizbullah.
"Siapa pun yang hadir di dekat elemen Hizbullah, fasilitas atau sarana tempur membahayakan nyawa mereka," ujar juru bicara IDF, dikutip BBC.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyebut jatuhnya Kastil Beaufort sebagai perkembangan besar. Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya telah memecahkan penghalang ketakutan, mengambil inisiatif, serta beroperasi di semua front di Suriah, Gaza, dan Lebanon.
