perayaan 25 tahun Hamas di Gaza pada 2012 (Fars Media Corporation, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Serangan terbaru bertepatan dengan publikasi kerangka kerja 15 poin oleh Dewan Perdamaian (BoP) buatan Donald Trump. Rencana tersebut mengatur penyerahan senjata Hamas secara bertahap dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Hamas menyetujui penyerahan senjata berat dengan syarat Israel menghentikan serangan dan menarik pasukannya. Sebaliknya, pejabat diplomatik Israel menegaskan tidak akan ada penarikan pasukan tanpa pelucutan senjata penuh dari Hamas.
Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu belum memberikan komentar resmi mengenai proposal perdamaian ini. Namun, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir menolak rencana tersebut dan menuntut militer terus memburu para pemimpin Hamas.
Mantan pejabat senior Fatah, Mohammed Dahlan, menyebut negosiasi dengan AS masih berlangsung untuk menghentikan serangan harian. Saat ini, pasukan Israel menguasai lebih dari 60 persen wilayah Gaza dan melumpuhkan 50 persen kapasitas sektor kesehatan. Menurut Al Jazeera, total korban tewas sejak Oktober 2023 kini telah melampaui 73 ribu jiwa.