Jakarta, IDN Times - Kantor Media Pemerintah Gaza, pada Kamis (2/7/2026), menyebutkan bahwa lebih dari 2.700 keluarga Palestina telah musnah sepenuhnya selama 1.000 hari perang genosida Israel di Jalur Gaza. Selain itu, lebih dari 90 persen wilayah tersebut juga telah hancur.
Dilansir Anadolu, Direktur Jenderal Ismail al-Thawabteh, menggambarkan situasi ini sebagai bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurutnya, Gaza telah berubah dari kondisi yang relatif stabil menjadi realitas kehancuran total.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 39 ribu keluarga telah menjadi sasaran serangan langsung Israel, termasuk lebih dari 2.700 keluarga yang musnah sepenuhnya setelah seluruh anggotanya tewas. Lebih dari 6.020 keluarga lainnya juga hampir mengalami kepunahan total, dengan hanya satu anggota keluarga yang selamat dalam setiap kasus.
