Kapal induk USS Abraham Lincoln (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Clint Davis, public domain, via Wikimedia Commons)
Insiden USS Benfold berlangsung ketika kebijakan penempatan jangka panjang prajurit Angkatan Laut AS mendapat sorotan publik, sementara gugus tugas USS George Washington tengah menuju Timur Tengah untuk menggantikan USS Abraham Lincoln yang telah berlayar lebih dari 200 hari tanpa singgah di pelabuhan dalam operasi terkait Iran. Navy Times melaporkan masa penugasan tersebut berkaitan dengan penurunan moral serta kekhawatiran terhadap kesehatan mental kru Lincoln.
Kondisi itu juga mendapat kritik dari politisi dan keluarga prajurit terkait lamanya penempatan serta respons resmi pemerintah, termasuk Senator Ruben Gallego dari Partai Demokrat Arizona yang merupakan mantan Marinir.
“Masalah yang sangat, sangat, sangat mendalam di sini adalah bahwa pemerintah ini tidak merencanakan perang ini, tidak merencanakan cara untuk keluar dari perang ini, dan tidak benar-benar memahami bagaimana perang ini akan meningkat,” katanya kepada ABC News.
Pejabat Angkatan Laut AS menyampaikan belum ada peningkatan laporan mengenai ide atau upaya bunuh diri di atas Lincoln berdasarkan keterangan yang diperoleh Task & Purpose. Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga membantah gambaran kondisi buruk dalam penugasan armada saat berbicara di Newsmax dan menyatakan setiap kapal beserta kru tetap memperoleh seluruh dukungan yang tersedia.
Di tingkat komando operasional, Komandan Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper mengakui beratnya beban yang ditanggung awak kapal induk tersebut setelah meninjau langsung kondisi prajurit. Dalam tulisan opini di Wall Street Journal, Cooper menyebut lebih dari 4 ribu pelaut di Lincoln berada dalam kondisi lelah tetapi tetap bekerja dengan kapasitas penuh, serta menggambarkan penempatan itu sebagai salah satu tugas paling intens secara operasional dan berkonsekuensi di era modern.
Melalui unggahan di platform X, Cooper turut menjelaskan kondisi kesehatan mental para prajurit di Lincoln. Ia menyebut Lincoln termasuk salah satu dari 11 kapal induk aktif Angkatan Laut AS dengan jumlah kasus kesehatan mental terendah, meski penugasan dinas laut dalam jangka panjang tetap disebut memiliki tantangan yang unik.