Jenderal bintang tiga itu mengaku telah mendapat arahan dari Prabowo terkait tugas barunya di Kementerian Pertanian. Khususnya mengedepankan swasembada pangan.
Panglima TNI Tunjuk Sekjen Kemhan untuk Isi Kursi Wakasad

- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Letjen Tri Budi Utomo, sebelumnya Sekjen Kemhan, sebagai Wakasad menggantikan Letjen Muhammad Saleh Mustafa. Jadwal pelantikan belum diketahui.
- Saleh Mustafa mengajukan pengunduran diri dari TNI karena menjadi Wakil Menteri Pertanian. Panglima TNI menegaskan ia harus pensiun dini sesuai UU TNI.
- Di Kementerian Pertanian, Saleh mendapat arahan untuk mengedepankan swasembada pangan. Menteri Amran menilai kehadiran wakil menteri dapat mengoptimalkan pekerjaan, sementara pembagian tugas akan dibahas.
Take a Deeper Reads

Jakarta, IDN Times - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menunjuk Letnan Jenderal Tri Budi Utomo menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad). Posisi Wakasad kosong lantaran Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa didapuk sebagai Wakil Menteri Pertanian. T
Sebelumnya, Tri merupakan Sekretaris Jenderal di Kementerian Pertahanan. Konfirmasi penunjukkan itu disampaikan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait.
"Rencananya demikian (Sekjen ditunjuk menjadi Wakasad)," katanya kepada IDN Times lewat pesan pendek pada Rabu (7/10/2026).
Namun, belum diketahui kapan proses pelantikan bakal digelar. Sebelumnya, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto turut memastikan Saleh harus pensiun dini dari militer lantaran ia menerima posisi sebagai Wamentan. Apalagi sesuai aturan di Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 mengenai TNI, Kementerian Pertanian bukan termasuk instansi sipil yang bisa diduduki prajurit TNI aktif.
"Ya, kalau ke kementerian kan pensiun dini. Jadi, sesuai aturan begitu (pensiun dini)," ungkap Agus di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Senin, 5 Oktober 2026.
1. Saleh akui sudah mengajukan pengunduran diri dari TNI

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang ditunjuk jadi Wakil Menteri Pertanian. (Dokumentasi TNI AD) Lebih lanjut, ketika dikonfirmasi kepada Saleh, ia mengakui sudah mengajukan pengunduran diri dari posisi Wakasad. Pengunduran dirinya, kata Saleh, sudah dalam proses.
"Iya, harus mundur (sebagai Wakasad). Lagi proses. (Statusnya) betul harus sebagai purnawirawan. (Prosesnya) ada di angkatan darat," ungkap Saleh di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan pada Senin.
"Iya, harus mundur (sebagai Wakasad). Lagi proses. (Statusnya) betul harus sebagai purnawirawan. (Prosesnya) ada di angkatan darat," ungkap Saleh di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan pada Senin.
Jenderal bintang tiga itu mengaku telah mendapat arahan dari Prabowo terkait tugas barunya di Kementerian Pertanian. Khususnya mengedepankan swasembada pangan.
2. Letjen TNI Saleh dipercaya jadi Wakasad sejak 15 Agustus 2025

Muhammad Saleh Mustafa ketika disambut oleh jajaran prajurit Kostrad di Markas Kostrad, Jakarta pada 2023. (Dokumentasi Kostrad) Saleh diketahui lahir di Ternate, Maluku Utara pada 14 Maret 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991 dari kecabangan infanteri. Ia didapuk menjadi Wakil Kepala Staf TNI AD sejak 15 Agustus 2025 lewat keputusan Panglima TNI Kep/1102/VIII/2025.
Muhammad Saleh Mustafa juga tercatat sebagai putra daerah Maluku Utara pertama yang dipercaya menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Saleh adalah teman satu angkatan (lichting) dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Salef Mustafa dipilih menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad dan kemudian menjabat Irjen TNI. Saleh juga sempat menjabat sebagai Pangdam Cendrawasih/XVII pada 2022.
3. Kehadiran Wamentan dinilai bisa mengoptimalkan pekerjaan

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., menyerahkan langsung Bantuan Pangan Pemerintah kepada warga di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/8) (Dok. BRI). Sementara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kehadiran Saleh sebagai Wakil Menteri Pertanian dapat mengoptimalkan kerja Kementerian Pertanian. Tetapi, mengenai pembagian tugas dengan Saleh masih akan dibahas.
"Yang jelas ini semakin optimal (pekerjaan). Nanti akan kami diskusikan lah (soal pembagian tugas)," kata Amran.
Menurut Amran, kehadiran wakil menteri tidak mengurangi kebutuhan dirinya untuk tetap melakukan kunjungan ke daerah guna memantau langsung kondisi pertanian.
"Oh ya harus, ini kan sawah itu di daerah, ndak ada di Jakarta jadi harus banyak cek lapangan," tutur dia.



















