Jakarta, IDN Times — Kopilot Flydubai yang diduga mencoba mengambil alih pesawat dalam penerbangan menuju Israel disebut berniat menabrakkan pesawat ke Bandara Ben Gurion atau gedung-gedung di Tel Aviv. Dugaan tersebut muncul dari keterangan yang disampaikan kepada penyelidik Uni Emirat Arab (UEA).
Menurut seorang pejabat Timur Tengah kepada NBC News, pilot bernama Hamman Al Hammami mengaku pada Senin (5/10/26), ingin menabrakkan pesawat ke sejumlah target di Israel. Keterangan itu disebut menjadi bagian dari penyelidikan yang masih berlangsung.
Identitas Al Hammami sendiri belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang. Namun, sejumlah sumber yang mengetahui penyelidikan serta seorang diplomat Timur Tengah menyebut pilot tersebut merupakan warga negara Oman.
Saat ini, Al Hammami tengah diperiksa oleh penyelidik UEA setelah dipindahkan dari Arab Saudi. Pesawat Flydubai yang diterbangkannya gagal melanjutkan penerbangan ke Tel Aviv setelah terjadi upaya pengambilalihan kokpit dan akhirnya mendarat darurat di Tabuk, Arab Saudi.
