Jakarta, IDN Times – Korea Utara (Korut) secara terbuka menyatakan menghargai keputusan Iran yang menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru. Mojtaba berusia 56 tahun dan merupakan putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei yang wafat setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel menghantam kediamannya di Teheran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut memicu konflik bersenjata yang masih berlangsung hingga kini.
Pernyataan resmi disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut melalui kantor berita pemerintah Korean Central News Agency (KCNA).
“Mengenai pengumuman resmi terbaru bahwa Majelis Ahli Iran telah memilih pemimpin baru Revolusi Islam, kami menghormati hak dan pilihan rakyat Iran untuk memilih Pemimpin Tertinggi mereka,” ujarnya pada Rabu (11/3/2026), dikutip dari Al Jazeera.
