Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Shealeah Craighead, Public domain, via Wikimedia Commons)
Trump kerap menyatakan bahwa Meksiko dikuasai kartel dan beberapa kali mengancam akan mengambil langkah sepihak. Nada pernyataannya makin mengeras setelah militer AS mengekstraksi Nicolás Maduro dari Venezuela pada awal tahun ini serta terus melancarkan serangan terhadap kapal yang dicurigai membawa narkoba di Samudra Pasifik dan Laut Karibia. Dalam wawancara terbaru dengan Fox News, Trump mengklaim pihaknya telah menghancurkan 97 persen narkoba yang masuk melalui jalur laut dan akan mulai mengalihkan fokus ke darat terkait kartel.
Seiring itu, pemerintah AS disebut semakin aktif mendorong operasi militer bersama di wilayah Meksiko untuk menghancurkan laboratorium fentanyl. Usulan tersebut ditolak tegas oleh Sheinbaum dengan alasan kedaulatan negara. Dalam komunikasi telepon pekan lalu, ia menyampaikan kepada Trump bahwa intervensi militer AS tak diperlukan sambil menegaskan komitmen untuk tetap bekerja sama.
Para analis mengingatkan bahwa tindakan militer sepihak di Meksiko akan menimbulkan konsekuensi politik dan ekonomi yang jauh lebih besar dibandingkan Venezuela. Nilai perdagangan bilateral tahunan kedua negara mendekati 1 triliun dolar AS (setara sekitar Rp16.900 triliun). Pada saat yang sama, proses renegosiasi perjanjian perdagangan bebas AS-Meksiko-Kanada yang sedang berjalan semakin mengaitkan isu keamanan dengan kepentingan dagang.
Peringatan serupa disampaikan Diego Marroquín Bitar dari Center for Strategic and International Studies yang menilai agenda keamanan kini tak lagi terpisah dari pembahasan perdagangan dan berpotensi mencemari bahkan menggagalkan negosiasi.
Di sisi lain, Meksiko telah menunjukkan kerja sama dalam pengamanan perbatasan dengan menekan arus migran dan menerima deportasi guna menghindari tarif. Namun, sejumlah analis menilai langkah tersebut masih belum cukup bagi pemerintahan Trump saat ini.
“Saya pikir yang mereka inginkan adalah pemerintah Meksiko menindak para politisi: orang-orang berkuasa yang terkait dengan organisasi [perdagangan narkoba] ini. Dan pertanyaannya adalah: ‘Apakah Sheinbaum bersedia menindak mereka?’ Karena beberapa dari orang-orang ini berasal dari partainya sendiri,” kata Marroquín, dikutip dari The Guardian.
Bagi pemerintahan Trump dan para pendukungnya, capaian yang terlihat jelas tetap menjadi faktor utama. Seperti disampaikan Mora, bagi Trump dan basis pendukungnya, yang pada akhirnya dianggap penting adalah sejumlah kemenangan nyata yang bisa ditunjukkan sebagai hasil tekanan terhadap Meksiko.