Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendorong perdamaian di Palestina. Namun, dia menilai upaya diplomatik yang selama ini dilakukan belum menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan rakyat Palestina, khususnya di Gaza.
“Kita berkomitmen untuk tegaknya perdamaian, tetapi rakyat Palestina belum melihat perubahan nyata. Dalam jangka pendek, yang mereka butuhkan adalah mengalirnya bantuan kemanusiaan, gencatan senjata, dan berhentinya pembunuhan di Gaza,” kata Sugiono dalam siaran pers Kemlu RI, Selasa (22/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono dalam Ministerial Coordination Meeting of the Group of Eight Arab and Islamic Countries pada Senin (21/9/2026). Pertemuan itu melibatkan Indonesia bersama Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Turki, dan Pakistan.
