Kolkata, IDN Times - Seorang pria di Kolkata, India ditahan polisi karena kedapatan mengawetkan jasad ibunya. Tidak tanggung-tanggung, jasad ibunya itu disimpan di dalam lemari pendingin (Freezer) dalam kurun waktu tiga tahun!
Ngeri, Pria Ini Taruh Jasad Ibunya di Freezer selama Tiga Tahun!

Take a Deeper Read
1. Sang ibu telah meninggal pada April 2015. Jasadnya ternyata diawetkan di dalam lemari pendingin untuk es krim
Dikutip dari BBC, Hindustantimes dan Pakistan Today, tersangka, tersangka Subhabrata Majumdar nampaknya telah memumikan jasad ibunya dengan bahan kimia. Pihak kepolisian setempat saat ini sedang menyelidiki motif Subhabrata.
Termasuk kemungkinan pengawetan jasad ini dilakukan agar bisa mengakses uang pensiun sang ibu. Hal ini diperkuat dengan adanya pengambilan uang pensiun secara teratur, yang diambil dari rekening pensiun ibunya.
Subhabrata menggunakan kartu debit untuk menarik uang dari akun. Padahal seharusnya, ketika sang ibu meninggal, uang pensiun itu tidak bisa ditarik.
2. Selain motif penarikan uang pensiun, ada kemungkinan tersangka mengalami gangguan kejiwaan
Selain itu, ada kemungkinan Subhabrata mengalami gangguan kejiwaan. Karena meyakini sang ibu akan terlahir kembali jika tubuhnya diawetkan. Profesi Subhabrata merupakan seorang teknolog kulit, memungkinkannya untuk mengakses bahan kimia yang dibutuhkan untuk memumikan jasad ibunya.
Seorang perwira polisi setempat, Amitabh Bhattasali menjelaskan pihaknya telah menemukan beberapa jurnal tentang pelestarian mayat dan juga kelahiran kembali setelah mati.
3. Kasus ini diketahui setelah ada telepon anonim ke kantor polisi setempat
Para penjabat mengatakan, penyimpanan jasad ini terungkap setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari orang tak dikenal lewat telepon, dan melaporkan kondisi ini pada Rabu (4/4/2018). Petugas langsung melakukan penggerebekan.
Dan benar saja, ditemukan tubuh wanita terbaring di dalam freezer. Petugas kepolisian juga menemukan botol berisi beberapa bagian tubuh.
Menurut laporan, sang ibu meninggal pada April 2015. Pihak keluarga memilih untuk tidak mengkremasinya.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB