Jakarta, IDN Times – Bentrokan yang menewaskan enam orang di Tepi Barat yang diduduki memicu gelombang aksi pembakaran oleh pemukim Israel terhadap dua masjid, mobil, dan lahan pertanian milik warga Palestina pada Minggu (26/7/2027). Kepala Dewan Desa Qusra di dekat Nablus, Abdel Azim Wadi, mengatakan para pemukim membakar sebuah masjid yang hampir rampung dibangun dan telah siap digunakan untuk beribadah.
Bangunan tersebut juga dicorat-coret slogan berbahasa Ibrani yang menyerukan pembalasan dendam. Militer Israel, Pasukan Pertahanan Israel (IDF), membenarkan adanya grafiti serta bekas pembakaran di lokasi dan menyampaikan bahwa pasukan telah dikerahkan, sementara kepolisian akan menyelidiki kasus itu serta mengumpulkan barang bukti.
IDF turut menyatakan pasukan keamanan mengecam keras perusakan terhadap tempat ibadah dan akan bertindak tegas untuk menjaga keamanan serta ketertiban umum. Di sisi lain, bentrokan bermula di Desa Tell, sebelah barat daya Nablus, saat sekelompok pemukim Israel, yang sebagian membawa senjata, memasuki desa dan mendapat perlawanan dari warga setempat.
