Penembakan di Pennsylvania AS Tewaskan 8 Orang

- Penembakan massal di kawasan permukiman Erie, Pennsylvania, pada Jumat petang menewaskan delapan orang. Pelaku ditemukan tewas akibat menembak dirinya sendiri sebelum polisi tiba.
- Polisi menemukan dua korban di halaman rumah, lalu memastikan pelaku tewas di lantai dua. Tujuh korban merupakan keluarga dekat pelaku, termasuk perempuan hamil dan dua balita.
- Pemerintah Kota Erie menyiapkan konseling darurat, fasilitas medis, dan pendampingan trauma di sekolah. Pemerintah negara bagian turut menawarkan bantuan administrasi serta koordinasi keamanan.
Jakarta, IDN Times - Aksi penembakan massal terjadi di sebuah kawasan permukiman di Erie, Pennsylvania, pada Jumat (9/10/2026) petang dan menewaskan delapan orang. Peristiwa ini berakhir setelah pelaku ditemukan tewas akibat menembak dirinya sendiri sesaat sebelum polisi tiba di lokasi kejadian.
Kepolisian setempat menjelaskan rangkaian kejadian tersebut dalam konferensi pers resmi pada Sabtu (10/10/2026). Aparat memastikan situasi sudah terkendali dan kawasan sekitar kini telah dinyatakan aman bagi masyarakat.
1. Polisi temukan pelaku penembakan tewas di dalam rumah
Aparat kepolisian mendatangi kawasan blok 700 Perry Street setelah sensor pendeteksi tembakan berbunyi sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Di lokasi, petugas menemukan dua perempuan tergeletak tewas di halaman rumah. Rekaman kamera pengawas menunjukkan pelaku sempat keluar untuk menembak korban, lalu kembali masuk ke rumah dan mengunci pintu.
Tim taktis kemudian mengamankan area sekitar dan menerbangkan drone guna memeriksa kondisi di dalam rumah yang terkunci. Petugas mendapati pelaku pria tersebut telah tewas di lantai dua akibat menembak dirinya sendiri. Kepala Polisi Erie, Rick Lorah, menegaskan beratnya situasi di lapangan.
"Ini adalah kejadian yang mengerikan dan menjadi tempat kejadian perkara paling buruk yang pernah saya tangani," ujarnya, dilansir CBS News.
2. Tujuh korban penembakan merupakan keluarga dekat pelaku
Hasil pemeriksaan tim forensik memastikan korban tewas mencakup seorang perempuan yang sedang hamil delapan bulan dan dua anak balita. Korban anak tersebut terdiri atas anak laki-laki berusia lima tahun serta anak perempuan berumur satu tahun.
Penyelidikan juga mengungkap bahwa tujuh korban memiliki hubungan keluarga dekat dengan pelaku, sedangkan satu korban lainnya adalah teman akrab keluarga. Penyidik menyita pistol kaliber .40 berizin resmi milik pelaku di lokasi penemuan jasadnya di lantai dua.
3. Pemkot Erie siapkan layanan konseling darurat bagi warga terdampak
Pemerintah Kota Erie segera menyiapkan layanan konseling darurat dan fasilitas medis untuk memulihkan kondisi psikologis warga. Sejumlah sekolah juga turut membuka pendampingan trauma bagi anak-anak dan keluarga yang terdampak. Selain itu, pemerintah negara bagian menawarkan bantuan administrasi serta koordinasi keamanan demi mendukung penanganan dampak tragedi ini.
Gubernur Pennsylvania, Josh Shapiro, menyampaikan belasungkawa mendalam serta doa bagi keluarga dan komunitas yang terdampak. Sementara itu, Wali Kota Erie, Daria Devlin, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk terus mendampingi keluarga korban.
"Saya sangat berduka atas peristiwa mengerikan ini. Seluruh masyarakat merasakan duka yang sama dan siap mendukung Anda," kata Devlin.























