Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penembakan di Pesta Homecoming AS, Dua Orang Tewas

2 min read
Penembakan di Pesta Homecoming AS, Dua Orang Tewas
ilustrasi penembakan (unsplash.com/Max Kleinen)
  • Penembakan di pesta homecoming SMA Dooly County di Vienna, Georgia, menewaskan dua pria berusia 20 dan 23 tahun serta melukai 25 orang.
  • Lebih dari 1.000 orang menghadiri acara tersebut ketika sedikitnya 50 tembakan dilepaskan di dua lokasi; beberapa orang juga tertabrak mobil saat melarikan diri.
  • Di AS, sedikitnya 355 penembakan massal tercatat sepanjang 2026; sebelumnya, seorang anak 12 tahun tewas akibat peluru nyasar di Baltimore.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sedikitnya dua orang tewas akibat penembakan di sebuah pesta penyambutan alumni (homecoming) di kota Vienna, negara bagian Georgia, Amerika Serikat (AS). Sebanyak 25 orang lainnya juga dirawat di rumah sakit karena mengalami luka-luka.

Sheriff setempat, Craig Peavy, mengatakan bahwa lebih dari 1.000 orang hadir di Pine Street dalam rangka perayaan homecoming SMA Dooly County. Ia menyebutkan sedikitnya 50 tembakan di dua lokasi berbeda yang berjarak sekitar satu blok pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 01.25 pagi. Beberapa orang juga tertabrak mobil saat berupaya meninggalkan area tersebut.

  1. 1. Dua korban tewas adalah laki-laki berusia 20-an

    ilustrasi garis polisi (pexels.com/kat wilcox)
    ilustrasi garis polisi (pexels.com/kat wilcox)

    Dilansir CBS News, Koroner Dooly County, Brett Walls, mengatakan bahwa dua korban tewas merupakan laki-laki yang berusia 20 dan 23 tahun. Keduanya dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

    Sejauh ini, belum ada penangkapan yang dilaporkan. Polisi juga belum mengungkap informasi mengenai kemungkinan tersangka maupun motif di balik penembakan tersebut.

    Ashley Gee, warga Turner County yang datang ke Vienna untuk menghadiri pesta tersebut, menceritakan bahwa ia bersembunyi di bawah meja saat terdengar rentetan tembakan yang menurutnya mirip suara senjata otomatis.

    “Seperti senapan mesin. Satu orang berlari, lalu semua orang pun ikut berlari,” ujarnya kepada The Atlanta Journal-Constitution.

  2. 2. Anak berusia 12 tahun juga tewas dalam penembakan di Baltimore

    ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)
    ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)

    Sebelumnya, pada Sabtu (3/10/2026), seorang anak perempuan berusia 12 tahun tewas dalam insiden penembakan di sebuah taman di kota Baltimore, negara bagian Maryland. Polisi mengatakan, anak tersebut menjadi korban peluru nyasar dalam baku tembak antara dua pria yang diduga terlibat perselisihan terkait tempat parkir. Tiga orang lainnya juga mengalami luka-luka.

    “Yang kami ketahui, terjadi semacam pertengkaran antara dua pengecut. Keduanya kemudian saling melepaskan tembakan. Dalam baku tembak tersebut, seorang gadis kecil berusia 12 tahun, yang kemungkinan sedang menonton pertandingan sepak bola Amerika, tertembak dan tewas," kata Komisaris Polisi Baltimore, Richard Worley.

    Ia menambahkan bahwa polisi saat ini masih memburu kedua tersangka.

  3. 3. 355 penembakan massal terjadi di AS sepanjang 2026

    ilustrasi orang melepaskan tembakan
    ilustrasi orang melepaskan tembakan (unsplash.com/Tsvetoslav Hristov)

    Menurut Gun Violence Archive, sedikitnya 355 penembakan massal dilaporkan terjadi di AS sepanjang 2026. Lembaga arsip yang menjadi sumber referensi nonpartisan tersebut mendefinisikan penembakan massal sebagai peristiwa yang mengakibatkan setidaknya empat orang tewas atau terluka.

    AS secara konsisten memiliki tingkat penembakan massal yang tinggi. Kondisi tersebut mendorong sebagian pihak menyerukan penerapan aturan pengendalian senjata api yang lebih ketat di tingkat federal. Namun, Kongres hingga kini belum mengesahkan langkah-langkah tersebut, dilansir The Guardian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More