- https://www.france24.com/en/americas/20260903-minneapolis-apartment-shooting
- https://www.theguardian.com/us-news/2026/sep/02/downtown-minneapolis-shooting
- https://www.nbcnews.com/news/us-news/multiple-people-officers-shot-minneapolis-rcna595798
Penembakan di Gedung Apartemen AS, Tiga Orang Tewas Termasuk Pelaku

- Penembakan terjadi di gedung apartemen pusat kota Minneapolis pada Rabu, menewaskan dua korban dan terduga pelaku. Polisi merespons panggilan darurat serta menemukan kabut di lokasi.
- Tiga polisi terluka, termasuk dua akibat tembakan, namun seluruhnya stabil. Motif penembakan, penyebab kematian pelaku, dan identitasnya masih belum diungkap.
- Saksi melaporkan melihat penghuni gedung membawa pistol sebelum tembakan terdengar. Pemerintah Minnesota dan FBI membantu aparat lokal menangani insiden tersebut.
Jakarta, IDN Times - Penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Kali ini, insiden tersebut terjadi di sebuah gedung apartemen di pusat kota Minneapolis, yang menewaskan sedikitnya tiga orang, termasuk terduga pelaku.
Para pejabat mengatakan bahwa suara tembakan meletus di lantai atas sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di dekat pusat konvensi Minneapolis pada Rabu (2/9/2026). Polisi memasuki gedung tersebut sekitar pukul 16.39 waktu setempat setelah menerima beberapa panggilan darurat. Mereka kemudian mengikuti sumber suara tembakan dan mendapati adanya kabut yang membatasi jarak pandang.
1. Tiga polisi mengalami luka-luka

ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman) Dilansir NBC News, satu korban tewas meninggal di lokasi kejadian, sementara korban kedua dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit. Sersan Garrett Parten mengatakan bahwa tiga polisi juga terluka dalam insiden tersebut, dengan dua di antaranya mengalami luka tembak. Namun, ketiganya kini berada dalam kondisi stabil.
Parten menambahkan bahwa terduga pelaku juga tewas, meskipun penyebab kematiannya belum diketahui. Sejauh ini, belum diketahui apa motif penembakan tersebut dan pihak berwenang belum mengungkap identitas terduga pelaku kepada publik.
2. Saksi mata mengaku melihat seorang penghuni gedung memegang senjata

ilustrasi garis polisi (pexels.com/kat wilcox) Dilansir The Guardian, Julius Bailey menceritakan bahwa dirinya sedang duduk di luar gedung apartemennya ketika ia mendengar suara tembakan dan melihat seorang pria yang dikenalnya sebagai penghuni gedung tersebut memegang pistol. Setelah itu, ia mendengar seorang perempuan berteriak dan langsung berlari menjauh. Ia mengaku mendengar delapan kali tembakan.
Bailey mengatakan bahwa pria yang memegang senjata tersebut dikenal sering memamerkan senjatanya. Ia mengaku telah berusaha menghindari pria itu sejak dirinya pindah ke gedung tersebut pada Juni 2026.
"Saya tahu dia itu orang yang bermasalah," ujarnya.
Chris Miller, yang juga tinggal di gedung apartemen tersebut, juga segera berlari menyelamatkan diri usai mendengar rentetan suara tembakan. Ia mengaku yakin mengetahui siapa pelaku penembakan tersebut. Pasalnya, pekan ini, ia sempat berpapasan dengan seseorang yang membawa pistol di lorong gedung dan telah melaporkan orang tersebut kepada pihak pengelola.
3. FBI ikut bantu tangani insiden tersebut

ilustrasi mobil polisi (unsplash.com/Michael Förtsch) Gubernur Minnesota, Tim Walz, menyatakan bahwa pejabat negara bagian telah berada di lokasi kejadian untuk membantu aparat penegak hukum setempat menangani insiden tersebut.
"Saya berterima kasih kepada aparat penegak hukum yang bekerja secara aktif demi memastikan keselamatan warga kita di pusat kota Minneapolis sore ini. Minnesota turut mendoakan para petugas tanggap darurat kita," tulis Walz di media sosial.
Biro Investigasi Federal (FBI) juga turut menangani penembakan tersebut. Direktur FBI, Kash Katel, mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan segala sumber daya yang diperlukan untuk membantu pihak berwenang setempat.



















