Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perdana di AS, California Akui Yahudi sebagai Etnis dan Ras

3 min read
Perdana di AS, California Akui Yahudi sebagai Etnis dan Ras
potret komunitas Yahudi Ortodoks di New York, Amerika Serikat (pexels.com/Harsh Arya)
  • California menjadi negara bagian pertama di AS yang mengakui Yahudi sebagai identitas etnis dan ras, bukan hanya agama atau kepercayaan.
  • Mulai 1 Januari 2029, formulir lembaga publik California wajib mencantumkan kategori “Yahudi” saat meminta data etnis dan ras.
  • Gubernur Gavin Newsom juga menyetujui aturan terkait hari libur budaya-keagamaan dan izin siswa absen saat perayaan hari raya keagamaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS), resmi mengakui Yahudi sebagai etnis dan ras. Dilansir Times of Israel, Jumat (2/10/2026), pengakuan ini termaktub dalam rancangan undang-undang (RUU) SB 1387 yang sudah ditandatangani oleh Gubernur California dari Partai Demokrat, Gavin Newsom, pada Rabu (30/9/2026) kemarin. 

Keputusan ini membuat California menjadi negara bagian pertama di AS yang mengakui Yahudi tidak hanya sebagai agama atau kepercayaan, tetapi juga sebagai identitas etnis dan ras. Imbas kebijakan ini, mulai 1 Januari 2029 nanti, semua formulir yang didistribusikan oleh lembaga publik perlu menyertakan kategori “Yahudi” ketika meminta pengungkapan soal etnisitas dan ras ke responden. 

  1. 1. Komunitas Yahudi menyambut baik pengakuan Pemerintah California

    Orang-orang Yahudi Ortodoks.
    potret orang-orang Yahudi Ortodoks (pexels.com/Pixabay)

    Pengakuan ini lantas disambut baik oleh komunitas Yahudi yang ada di California. Ketua Jewish California, David Bocarsly, mengatakan, pengakuan ini merupakan sejarah bagi komunitas Yahudi di California. Sebab, komunitas Yahudi sudah lama ingin diakui sebagai etnis dan ras daripada hanya sekadar agama atau kepercayaan. Jewish California juga sudah lama berupaya melobi Pemerintah California untuk mengakui Yahudi sebagai etnis dan ras. 

    “Di bawah bayang-bayang teori ras Nazi, para pemimpin Yahudi Amerika meminta pemerintah untuk hanya mengakui kami sebagai agama. Sekarang, data kejahatan kebencian, kesehatan, kemiskinan, dan pendidikan akan mencerminkan siapa sebenarnya warga Yahudi California sehingga kita dapat memastikan dukungan terbaik untuk komunitas kita,” ujar Bocarsly dilansir, seperti Times of Israel. 

  2. 2. RUU SB 1387 akan diajukan menjadi undang-undang

    Undang-undang.
    ilustrasi undang-undang (pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA)

    Lebih lanjut, RUU SB 1387 soal pengakuan Yahudi sebagai ras dan etnis tadi akan segera diajukan ke parlemen regional California untuk menjadi undang-undang (UU) resmi. Namun, Newsom khawatir sejumlah pihak sulit untuk menaati UU tersebut. Kendati demikian, ia tetap mendukung penuh RUU SB 1387 untuk mengakui Yahudi sebagai etnis dan ras. 

    “Saya sangat mendukung tujuan RUU ini. Data yang akurat mengarah pada pemahaman yang lebih baik untuk menginformasikan kebijakan,” tulis Newsom di media sosial usai menandatangani RUU SB 1387 dilansir Jerusalem Post. 

  3. 3. California juga menyetujui RUU lainnya

    Gedung parlemen California.
    potret gedung parlemen California (pexels.com/Stephen Leonardi)

    Selain RUU SB 1387, Newsom juga menandatangani sejumlah RUU lainnya. Pada Rabu, Newsom menandatangani RUU AB 395 yang melarang perkumpulan publik dan upacara wisuda digelar di tengah pada hari libur budaya dan keagamaan besar. 

    Masih pda hari yang sama, Newsom juga menyetujui RUU AB 1763 yang mengizinkan seluruh siswa di California untuk absen atau tidak hadir sekolah saat perayaan hari raya keagamaan. Mereka juga tidak perlu menulis surat permintaan izin ke pihak sekolah atau guru agar diizinkan tidak menghadiri kelas.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More