Jakarta, IDN Times – Perdana Menteri (PM) Inggris Andy Burnham mengumumkan pembentukan badan keamanan baru, National Centre for Information Defence, dalam pidatonya di Sidang Umum PBB di New York pada Selasa (22/9/2026). Lembaga ini didirikan untuk mendeteksi sekaligus melumpuhkan serangan disinformasi dan operasi perang informasi yang dilancarkan negara asing, terutama Rusia. Kehadiran unit ini dipicu kekhawatiran atas maraknya manipulasi informasi digital yang menyasar masyarakat serta institusi publik Inggris.
Melansir BBC, Burnham menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan lagi membiarkan narasi palsu merusak kepercayaan publik dan memecah belah warga. Selain memperkuat pertahanan domestik, London juga berinisiatif memimpin perumusan standar keselamatan global untuk mengatur perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kian pesat.
