Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo-El Sisi Tekankan Diplomasi untuk Redakan Konflik Timur Tengah

2 min read
Prabowo-El Sisi Tekankan Diplomasi untuk Redakan Konflik Timur Tengah
Pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi di Istana Merdeka. (Tangkapan Youtube Sekretariat Presiden)
  • Prabowo dan El-Sisi menyoroti meningkatnya konflik yang mengancam keamanan serta stabilitas regional dan global.

  • Indonesia dan Mesir menekankan deeskalasi, penghormatan terhadap kedaulatan, hukum internasional, dialog, dan diplomasi.

  • Keduanya membahas Palestina, Laut Merah, dan Afrika tanpa mengumumkan mekanisme baru atau langkah operasional khusus.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, menyoroti meningkatnya konflik di berbagai kawasan yang dinilai mengancam keamanan dan stabilitas regional maupun global. Keduanya menekankan pentingnya deeskalasi, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta penyelesaian konflik melalui dialog dan diplomasi.

Isu tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral kedua pemimpin di Jakarta, Minggu (11/10/26). Prabowo mengatakan Indonesia dan Mesir bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.

"Mengenai situasi di kawasan Timur Tengah, kami juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik," ujar Prabowo dalam pernyataan bersama.

Dia menegaskan, Indonesia mendorong semua pihak untuk menahan diri dan menghormati hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurut Prabowo, dialog dan diplomasi tetap menjadi langkah penting untuk mencegah konflik semakin meluas.

"Kami terus menganjurkan deeskalasi, pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan, hukum internasional sesuai dengan Piagam PBB, serta menekankan pentingnya dialog dan diplomasi," katanya.

El-Sisi juga menyampaikan pandangan serupa. Dia mengatakan kedua negara sepakat, persoalan internasional perlu diselesaikan melalui dialog dan jalur diplomasi, dengan tetap menghormati kedaulatan negara serta tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Kedua pemimpin turut membahas situasi Palestina yang menjadi salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara, sedangkan El-Sisi menekankan perlunya pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Selain Palestina, El-Sisi menyebut pembahasan mengenai Laut Merah dan kawasan Afrika sebagai bagian dari pertukaran pandangan kedua pemimpin. Ia menekankan perlunya deeskalasi dan solusi politik untuk mewujudkan keamanan serta stabilitas yang berkelanjutan.

Prabowo mengingatkan bahwa peningkatan konflik tidak hanya berdampak pada keselamatan masyarakat sipil, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dunia. Karena itu, kedua negara menilai koordinasi dan kerja sama di berbagai forum internasional penting untuk mendorong penyelesaian persoalan bersama.

Namun, kedua pemimpin tidak mengumumkan mekanisme baru atau langkah operasional khusus untuk menangani konflik dalam pernyataan tersebut. Pernyataan bersama itu menegaskan posisi diplomatik Indonesia dan Mesir dalam mendorong penghormatan terhadap hukum internasional dan penyelesaian konflik secara damai.

    Share Article
    Editorial Team

    Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

    Related Articles

    See More