Jakarta, IDN Times - Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mendesak Israel untuk berhenti menyerang Lebanon. Sebab, Petro menilai aksi tersebut bisa merusak kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Petro juga meminta seluruh warga Israel untuk mendesak negaranya agar berhenti menyerang Lebanon.
“Perjanjian ini harus dihormati oleh semua negara. Sebagai Presiden Republik Kolombia, pada bulan ini di mana negara tersebut memegang jabatan presiden Dewan Keamanan PBB, saya mendukung dan menghormati kesepakatan itu karena itu berarti lebih banyak kehidupan bagi dunia,” tulis Petro di media sosial X, Sabtu (20/6/2026), seperti dikutip Anadolu Agency.
