Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Presiden Venezuela Janji Bangun Rumah bagi Korban Gempa Akhir 2026
Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodriguez (Presidencia El Salvador, CC0, via Wikimedia Commons)
  • Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, berjanji membangun ribuan rumah baru bagi korban gempa besar yang menewaskan 1.719 jiwa sebelum akhir tahun 2026.
  • Pemerintah mengirim tim insinyur dan arsitek ke wilayah terdampak seperti La Guaira, Miranda, dan Caracas untuk menilai kelayakan bangunan serta menyiapkan relokasi warga.
  • Rodriguez menyatakan tidak menolak bantuan dari negara mana pun, termasuk yang memiliki ketegangan diplomatik dengan Venezuela, demi mempercepat pemulihan pascabencana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez berjanji untuk membangun rumah baru bagi warga terdampak gempa bumi. Ia mengatakan, sudah ada rencana pembangunan ribuan rumah baru dalam waktu singkat. 

Pekan lalu, dua gempa bumi hebat dengan skala 7,2 dan 7,5 skala Richter telah mengguncang bagian utara Venezuela. Hingga kini korban tewas akibat bencana alam di negara Amerika Selatan itu mencapai 1.719 jiwa. 

1. Sudah bertemu dengan pakar dan organisasi internasional

ilustrasi bendera Venezuela (unsplash.com/pikadzu)

Rodriguez mengatakan sudah bertemu dengan sejumlah pakar dan organisasi internasional. Dialog ini membahas soal solusi untuk menyediakan rumah baru bagi warga yang kehilangan rumahnya akibat gempa. 

“Kementerian Perumahan sudah merancang proyek konstruksi rumah dalam waktu sesingkat mungkin. Kami memiliki solusi untuk membangun ribuan rumah baru sebelum akhir 2026,” terangnya, dikutip dari EFE, (1/7/2026).

Sementara itu, Rodriguez sudah mengadakan kunjungan ke kamp sementara warga di Catia La Mar, La Guaira. Ia menyebut, pemerintah akan terus memberikan bantuan kepada keluarga di area paling terdampak gempa. 

2. Insinyur dan arsitek sudah dikirim ke area terdampak

tampak gedung pencakar langit di Maracay, Aragua, Venezuela (unsplash.com/@jsshotz)

Pada saat yang sama, tim insinyur dan arsitek sudah dikirimkan ke area paling terdampak, yakni di La Guaira, Miranda, dan Caracas untuk mengevaluasi struktur bangunan terdampak gempa. Mereka akan menentukan apakah rumah atau bangunan masih layak ditinggali atau tidak. 

Dilansir Telesur, klasifikasi awal menunjukkan bahwa keluarga yang kehilangan rumahnya akan direlokasi ke kamp sementara hingga pembangunan rumah baru selesai. Sebelumnya, presiden sementara Venezuela itu sudah mengumumkan pendirian komisi untuk menginspeksi rumah terdampak dan menangguhkan sekolah selama sepekan. 

3. Rodriguez tidak tolak bantuan dari negara mana pun

ilustrasi ikon Venezuela (unsplash.com/leoguillen)

Pekan lalu, Rodriguez menyatakan tidak menolak bantuan meski dari negara yang bersitegang dengan Venezuela di bawah pimpinan eks Presiden Nicolas Maduro. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang bersedia membantu di tengah situasi sulit di Venezuela. 

“Solidaritas antar-rakyat dari dua negara adalah sebuah kekuatan yang tidak ternilai di saat seperti ini. Kami tidak punya wewenang untuk menolak bantuan tersebut saat kondisi krisis,” katanya, dilansir CNN

Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden El Salvador, Nayib Bukele menyatakan akan memberikan bantuan ke Venezuela. Hubungan kedua negara menegang imbas deportasi imigran Venezuela dari Amerika Serikat (AS) ke penjara raksasa di El Salvador. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article