Jakarta, IDN Times - Indonesia dan Vietnam menyepakati Plan of Action for the Implementation of the Comprehensive Strategic Partnership 2026–2030 (Rencana Aksi Implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif 2026-2030) yang akan menjadi pedoman kerja sama kedua negara selama lima tahun ke depan. Kesepakatan tersebut dicapai dalam Pertemuan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral Indonesia-Vietnam (JCBC) ke-6 di Jakarta.
Pertemuan dipimpin Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono bersama Menteri Luar Negeri Vietnam Le Hoai Trung. Agenda tersebut menjadi pertemuan pertama sejak hubungan kedua negara ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada tahun lalu.
Melalui rencana aksi tersebut, Indonesia dan Vietnam sepakat menerjemahkan komitmen politik yang telah dibangun menjadi kerja sama konkret di berbagai sektor, mulai dari politik dan keamanan hingga ekonomi, investasi, teknologi, serta penguatan hubungan antarmasyarakat. Selain menandatangani dokumen kerja sama, kedua menteri juga membahas perkembangan hubungan bilateral, peluang kerja sama baru, serta isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
