Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri ke Hambalang Sore Ini

Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri ke Hambalang Sore Ini
Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran DEN ke Hambalang. (Dok. Biro Pers)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Presiden Prabowo menerima Dewan Ekonomi Nasional di Hambalang untuk membahas kondisi ekonomi nasional dan strategi memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.
  • Dalam pertemuan, Luhut melaporkan perkembangan GovTech yang telah mengintegrasikan data delapan kementerian dengan sistem berbasis AI guna meningkatkan efisiensi dan transparansi pemerintahan.
  • DEN memaparkan hasil survei Program Makan Bergizi Gratis di 800 titik, menunjukkan 86,9 persen SPPG bekerja sama dengan UMKM lokal dalam rantai pasok penyediaan bahan pangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (14/7/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menjelaskan, pertemuan tersebut membahas perkembangan perekonomian nasional serta langkah-langkah strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

“DEN juta melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan,” ujar Teddy dalam keterangan resmi, Selasa.

1. Penyempurnaan layanan pemerintah untuk akurasi data

IMG-20260714-WA0064.jpg
Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran DEN ke Hambalang. (Dok. Biro Pers)

Teddy menyebut penyempurnaan layanan pemerintahan berbasis digital tersebut diarahkan untuk meningkatkan akurasi data sehingga berbagai program pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

“Sehingga meminimalkan kesalahan sasaran, memperkuat efektivitas penyaluran bantuan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern, efisien, dan transparan,” kata dia.

Hadir dalam pertemuan itu di antaranya, Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan, Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu, dan sejumlah Anggota DEN Chatib Basri, Firman Hidayat, Tubagus Nugraha, dan Pantro Pander Silitonga.

Kemudian, rapat turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

2. Prabowo sempat panggil DEN ke Istana di tengah isu pergantian Menkeu

20260624_102917(1).jpg
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor DEN, Jakarta, Rabu (24/6/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Prabowo sempat memanggil Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan dan Anggota DEN Chatib Basri ke Istana Negara, di tengah mencuatnya isu pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (9/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Luhut melaporkan secara langsung sejumlah hasil kajian pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan DEN di 800 titik. Luhut mengatakan survei tersebut dilakukan secara profesional dan hasilnya telah disampaikan kepada Presiden.

"Kami dipanggil oleh Presiden. Saya kira penjelasan pertama adalah hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan," kata Luhut dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Luhut juga melaporkan perkembangan government technology (GovTech) yang menurutnya telah mencapai tingkat keterhubungan data sekitar 80 persen.

Menurutnya, sejak 1 Juni 2026, data dari delapan kementerian dan lembaga telah terintegrasi dalam satu sistem berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Data tersebut saat ini mulai diproses dan dibersihkan menggunakan teknologi AI.

Menurut Luhut, GovTech akan menjadi salah satu pilar penting pemerintahan Presiden Prabowo karena memungkinkan data dari berbagai instansi terkumpul dalam satu sistem yang terhubung dengan National Single Window di Kementerian Keuangan.

"Jadi pemerintahan Presiden Prabowo ini nanti GovTech ini akan menjadi satu bagian yang paling penting. Karena apa? Karena semua data nanti akan terkumpul dengan baik dan kita tidak ada yang bisa lari dari situ," tuturnya.

3. DEN beber hasil survei MBG ke Prabowo

antarafoto-mbg-turut-memberikan-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-1778389625.jpg
Petugas menyusun ompreng berisi makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (ANTARA FOTO/Andri Saputra)

Anggota DEN Septian Hario Seto yang turut serta dalam pertemuan itu, menjelaskan survei MBG dilakukan secara independen. Survei itu bertujuan melihat apakah program MBG telah membentuk ekosistem rantai pasok baru di daerah.

Survei tersebut dilakukan terhadap 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipilih secara acak menggunakan sistem komputer dan mewakili berbagai wilayah di Indonesia.

Hasilnya, sebanyak 86,9 persen SPPG telah bekerja sama dengan sedikitnya satu pemasok skala kecil yang berada di sekitar lokasi. Bahkan, rata-rata setiap SPPG menggandeng tiga UMKM.

"Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9 persen dari SPBG yang ada saat ini itu paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut. Kalau dihitung secara rata-rata ada tiga UMKM yang digandeng oleh SPPG ini," ujar Seto.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More