Rusia Usir Sejumlah Diplomat Hungaria, Kenapa?

- Rusia mengusir sejumlah staf Kedutaan dan Konsulat Hungaria di Moskow, Saint Petersburg, serta Kazan, dengan tenggat dua minggu untuk meninggalkan negara itu.
- Moskow menyebut pengusiran tersebut sebagai balasan atas pemulangan diplomat Rusia oleh Hungaria, yang dinilai tidak berdasar dan mencerminkan sikap permusuhan.
- Hungaria mengonfirmasi menerima pemberitahuan Rusia, tetapi menegaskan kantor perwakilannya tetap beroperasi dan tidak ingin meningkatkan ketegangan diplomatik.
Jakarta, IDN Times - Hubungan diplomatik Rusia dan Hungaria kian memanas usai pemerintah Rusia memutuskan mengusir sejumlah diplomat Hungaria pada Kamis (1/10/2026). Langkah balasan ini diambil menyusul ketegangan kedua negara yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Meski saling mengusir pejabat kedutaan, Rusia dan Hungaria sepakat tetap menjaga jalur komunikasi agar hubungan resmi tidak terputus secara permanen.
1. Rusia beri waktu dua minggu untuk kosongkan kantor
Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil perwakilan sementara Hungaria di Moskow, Gábor Gergics, untuk menyampaikan protes keras. Rusia menilai pemulangan diplomat mereka sebelumnya oleh Hungaria tidak berdasar dan menunjukkan sikap permusuhan terbuka.
Otoritas Moskow lantas memerintahkan staf diplomatik Hungaria untuk segera meninggalkan negaranya. Kremlin menegaskan setiap tindakan yang merugikan utusan mereka akan selalu dibalas dengan hukuman serupa tanpa pengecualian.
"Sebagai balasan, sejumlah staf Kedutaan dan Konsulat Hungaria di Moskow, Saint Petersburg, serta Kazan harus meninggalkan Rusia dalam dua minggu," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dilansir Euronews.
2. Hungaria pastikan kantor perwakilan tetap beroperasi normal
Pemerintah Hungaria membenarkan telah menerima surat resmi dari Moskow terkait pengusiran utusan mereka. Namun, otoritas di Budapest menegaskan tidak ingin memperburuk situasi diplomatik saat ini. Sikap menahan diri ini diambil demi mencegah meluasnya konflik yang dapat merusak stabilitas kawasan.
"Kami tidak tertarik untuk meningkatkan ketegangan hubungan diplomatik dengan Rusia," ujar Menteri Luar Negeri Hungaria, Anita Orbán.
Kementerian juga memastikan kantor perwakilan Hungaria di Rusia tetap beroperasi seperti biasa. Keberadaan pos konsulat dan kedutaan di sana akan terus dipertahankan untuk mengurus kepentingan warga dan negara.
3. Buntut panjang pengusiran sepuluh diplomat Rusia bulan lalu
Ketegangan ini bermula dari keputusan sepihak Hungaria yang memulangkan 10 pejabat Kedutaan Besar Rusia pada September lalu. Hungaria saat itu menuduh para utusan Rusia melakukan aktivitas terlarang yang melanggar aturan hukum internasional.
Lembaga penyiaran Polskie Radio menilai kebijakan ini memperlihatkan arah baru politik Hungaria di bawah Perdana Menteri Péter Magyar yang kini lebih merapat ke Uni Eropa dan NATO. Langkah ini sekaligus mengakhiri era kedekatan dengan Rusia pada masa Viktor Orbán demi mengembalikan kepercayaan sekutu Barat.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















