Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Saudi Konfirmasi Bandara Dammam Diserang, Houthi Klaim Tanggung Jawab
ilustrasi bendera Arab Saudi (pexels.com/aboodi vesakaran)
  • Arab Saudi mengonfirmasi Bandara Internasional King Fahd di Dammam diserang pada 11 Oktober 2026 malam; GACA masih menilai kerusakan dan keselamatan tanpa merinci korban atau dampaknya.
  • Koalisi pimpinan Saudi menyatakan pertahanan udara mencegat serta menghancurkan drone di Provinsi Timur, sementara serangan lain di Bandara King Khalid, Riyadh, dilaporkan menyebabkan korban luka.
  • Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke bandara Dammam dan Riyadh, pabrik gas Shedgum, serta fasilitas Tanajib Aramco; mereka menyebutnya balasan atas serangan udara Saudi di Yaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Arab Saudi menyatakan pada Minggu (11/10/2026) malam bahwa Bandara Internasional King Fahd di Kota Dammam telah mengalami serangan. Pernyataan tersebut muncul saat kelompok Houthi asal Yaman mengeklaim telah melancarkan serangan terhadap dua bandara dan fasilitas minyak utama milik kerajaan tersebut.

1. Penilaian kerusakan bandara dan penghancuran drone koalisi

Bandara Internasional King Fahd (Hmn1988, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) menyatakan penilaian kerusakan dan inspeksi keselamatan sedang berlangsung di bandara itu dengan koordinasi otoritas terkait. Lembaga tersebut menyampaikan bahwa insiden terjadi di tengah serangan berlanjut terhadap fasilitas penerbangan sipil di negara itu.

Berdasarkan laporan Anadolu, GACA tidak segera memberikan rincian tentang korban maupun tingkat kerusakan di Bandara Internasional King Fahd.

Sementara itu, koalisi pimpinan Saudi menyampaikan melalui platform media sosial X mengenai adanya tindakan pertahanan udara. Pihak koalisi menyatakan sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone di Provinsi Timur Arab Saudi.

2. Laporan serangan di Bandara Riyadh dan catatan korban

Pesawat ERJ-170 Saudi Arabian Airlines di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh (DearEdward from New York, NY, USA, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

Sebelumnya pada hari Minggu (11/10/2026), GACA melaporkan serangan lain yang terjadi di Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Riyadh. Otoritas penerbangan sipil menyebut serangan tersebut menimbulkan korban luka tanpa memerinci jumlah maupun tingkat keparahannya.

Dilansir TRT World, milisi Houthi telah berulang kali melancarkan serangan rudal dan drone terhadap bandara-bandara Arab Saudi. Rangkaian serangan itu menewaskan tiga belas orang dan melukai lebih dari tiga ratus orang di Bandara King Khalid sebelum lokasi tersebut kembali diserang dalam rentang empat puluh delapan jam.

3. Klaim juru bicara Houthi atas bandara dan fasilitas minyak

Pasukan Houthi (Henry Ridgwell, Public Domain, via Wikimedia Commons)

Juru bicara militer kelompok Houthi, Yahya Saree, menyatakan bertanggung jawab atas serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd lewat sebuah pernyataan di televisi. Dia mengeklaim serangan tersebut tepat mengenai sasaran dan mengganggu lalu lintas udara.

Saree juga mengeklaim serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, pabrik gas Shedgum, serta fasilitas minyak Tanajib milik raksasa minyak Saudi Aramco di Provinsi Timur. Dia mengatakan operasi militer tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan udara Saudi di Yaman serta mengancam akan melancarkan serangan lanjutan ke kerajaan itu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article