Jakarta, IDN Times - Arab Saudi menyatakan pada Minggu (11/10/2026) malam bahwa Bandara Internasional King Fahd di Kota Dammam telah mengalami serangan. Pernyataan tersebut muncul saat kelompok Houthi asal Yaman mengeklaim telah melancarkan serangan terhadap dua bandara dan fasilitas minyak utama milik kerajaan tersebut.
Saudi Konfirmasi Bandara Dammam Diserang, Houthi Klaim Tanggung Jawab

Take a Deeper Read
1. Penilaian kerusakan bandara dan penghancuran drone koalisi
Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) menyatakan penilaian kerusakan dan inspeksi keselamatan sedang berlangsung di bandara itu dengan koordinasi otoritas terkait. Lembaga tersebut menyampaikan bahwa insiden terjadi di tengah serangan berlanjut terhadap fasilitas penerbangan sipil di negara itu.
Berdasarkan laporan Anadolu, GACA tidak segera memberikan rincian tentang korban maupun tingkat kerusakan di Bandara Internasional King Fahd.
Sementara itu, koalisi pimpinan Saudi menyampaikan melalui platform media sosial X mengenai adanya tindakan pertahanan udara. Pihak koalisi menyatakan sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone di Provinsi Timur Arab Saudi.
2. Laporan serangan di Bandara Riyadh dan catatan korban
Sebelumnya pada hari Minggu (11/10/2026), GACA melaporkan serangan lain yang terjadi di Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Riyadh. Otoritas penerbangan sipil menyebut serangan tersebut menimbulkan korban luka tanpa memerinci jumlah maupun tingkat keparahannya.
Dilansir TRT World, milisi Houthi telah berulang kali melancarkan serangan rudal dan drone terhadap bandara-bandara Arab Saudi. Rangkaian serangan itu menewaskan tiga belas orang dan melukai lebih dari tiga ratus orang di Bandara King Khalid sebelum lokasi tersebut kembali diserang dalam rentang empat puluh delapan jam.
3. Klaim juru bicara Houthi atas bandara dan fasilitas minyak
Juru bicara militer kelompok Houthi, Yahya Saree, menyatakan bertanggung jawab atas serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd lewat sebuah pernyataan di televisi. Dia mengeklaim serangan tersebut tepat mengenai sasaran dan mengganggu lalu lintas udara.
Saree juga mengeklaim serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, pabrik gas Shedgum, serta fasilitas minyak Tanajib milik raksasa minyak Saudi Aramco di Provinsi Timur. Dia mengatakan operasi militer tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan udara Saudi di Yaman serta mengancam akan melancarkan serangan lanjutan ke kerajaan itu.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- China Khawatir Konflik Houthi dan Arab Saudi Kian Memanas13 Oct 2026, 18:58 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Dorong Perdamaian, Iran Usul Jadi Mediator Arab Saudi dan Houthi13 Oct 2026, 15:56 WIB
- AS Mengutuk Keras Serangan Houthi yang Menargetkan Arab Saudi12 Oct 2026, 16:54 WIB