Jakarta, IDN Times - Pusat Keamanan Siber Nasional Selandia Baru (NCSC) merilis laporan pertahanan digital tahunan pada Kamis (24/9/2026). Dokumen tersebut menyoroti peningkatan risiko geopolitik yang mengancam keamanan jaringan internet di dalam negeri.
Pemerintah Selandia Baru menilai penguatan sistem pertahanan siber semakin mendesak untuk mengantisipasi penyusupan jaringan dari pihak luar. Penilaian strategis ini disiapkan sebagai pedoman mitigasi bagi para pengelola teknologi informasi di seluruh instansi.
