Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Serangan Militer Israel di Gaza Tewaskan 5 Warga Palestina

3 min read
Serangan Militer Israel di Gaza Tewaskan 5 Warga Palestina
Gaza (pexels.com/Mohamed Zarandah)
  • Sedikitnya lima warga Palestina, termasuk seorang perempuan, tewas dan belasan lainnya terluka dalam serangan Israel di sejumlah wilayah Jalur Gaza pada Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Serangan udara, drone, artileri, tembakan laut, dan bom asap dilaporkan menghantam Kota Gaza, Rafah, serta Khan Younis; sejumlah tenda dan bangunan warga turut terdampak.
  • Kementerian Kesehatan Gaza mencatat pelanggaran gencatan senjata telah menewaskan 1.467 warga Palestina hingga 7 Oktober 2026; sejak Oktober 2023, lebih dari 74.000 orang tewas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sedikitnya lima warga Palestina, termasuk seorang perempuan, tewas dan belasan orang lainnya terluka dalam rangkaian serangan Israel di Jalur Gaza, Kamis (8/10/2026). Informasi mengenai jatuhnya para korban tersebut dilaporkan oleh sumber medis serta para saksi mata setempat.

Serangan-serangan tersebut menyasar lingkungan Tel al-Hawa, area Al-Tawam, dan Proyek Amer di Kota Gaza, serta wilayah Al-Sudaniya di barat laut. Selain itu, tembakan artileri dan aksi militer juga dilaporkan terjadi di Al-Mawasi di barat laut Rafah, area sekitar Bani Suheila, dan timur laut Khan Younis.

  1. 1. Serangan udara dan tembakan artileri hantam Kota Gaza

    Serangan udara Israel di Jalur Gaza saat perang berlangsung.
    Serangan udara Israel di Jalur Gaza saat perang berlangsung. (Jaber Jehad Badwan, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

    Sumber medis menyampaikan kepada Anadolu Agency bahwa seorang warga Palestina, Mohammed Rajab Warsh Agha, meninggal dunia akibat luka-luka dari serangan udara Israel ke tenda penampungan pengungsi di Kamp Mesir, kawasan Al-Tawam, barat laut Kota Gaza. Sebelumnya, sumber medis di Rumah Sakit Lapangan Utara Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan dua orang terluka dalam serangan tersebut dengan satu orang berada dalam kondisi kritis.

    Pada insiden lain, dua warga Palestina tewas dan tiga lainnya terluka, termasuk satu orang kritis, ketika pesawat nirawak (drone) Israel menghantam kendaraan sipil di lingkungan Tel al-Hawa, selatan Kota Gaza. Berdasarkan keterangan sumber medis, para korban dalam peristiwa tersebut kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Al-Shifa.

    Sebelumnya pada Kamis (8/10/2026), seorang perempuan Palestina bernama Ahlam Mubarak (30 tahun) tewas, sementara suaminya terluka parah dan dua anak mereka ikut terluka akibat tembakan artileri Israel yang menghantam tenda mereka di area Proyek Amer, barat laut Kota Gaza. Secara terpisah, seorang pemuda Palestina bernama Ahmed Khamis Abu Naja dilaporkan meninggal dunia akibat luka-luka dari serangan udara Israel terhadap sebuah kendaraan di Kota Gaza sekitar sepekan sebelumnya.

  2. 2. Tembakan angkatan laut, artileri, dan bom asap di sejumlah lokasi

    Israel Defense Forces (Pasukan Pertahanan Israel)
    Israel Defense Forces (Israel Defense Forces, CC BY 2.0, via WIkimedia Commons)

    Saksi mata menuturkan kepada Anadolu bahwa pasukan angkatan laut Israel melepaskan tembakan dan meluncurkan proyektil di lepas pantai Kota Gaza, sementara tembakan artileri menyasar area Al-Sudaniya di barat laut Jalur Gaza. Di Jalur Gaza bagian selatan, tembakan artileri Israel menghantam sebuah rumah di area Al-Mawasi, barat laut Rafah, yang mengakibatkan tujuh warga Palestina mengalami luka-luka menurut keterangan sumber medis.

    Sumber lokal melaporkan pasukan Israel merobohkan bangunan tempat tinggal serta struktur lainnya di wilayah penempatan pasukannya di timur laut Khan Younis. Sementara itu, saksi mata mengungkapkan bahwa pasukan Israel menjatuhkan bom asap di dekat bundaran Bani Suheila di timur Khan Younis yang menyebabkan beberapa tenda penampungan warga Palestina terbakar.

  3. 3. Data korban pelanggaran gencatan senjata dan dampak kerusakan

    anak-anak Gaza di kamp pengungsi
    anak-anak Gaza di kamp pengungsi (unsplash.com/Mohammed Ibrahim)

    Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan bahwa pelanggaran kesepakatan gencatan senjata oleh pihak Israel telah menewaskan 1.467 warga Palestina per Rabu (7/10/2026). Data kementerian tersebut juga mencatat sebanyak 5.161 orang lainnya mengalami luka-luka akibat pelanggaran kesepakatan tersebut.

    Berdasarkan data otoritas Palestina sejak Oktober 2023, lebih dari 74.000 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 175.000 orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan Israel di Gaza. Selain jatuhnya korban jiwa dan korban luka, sekitar 90 persen infrastruktur di kawasan kantong tersebut dilaporkan telah hancur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More