Jakarta, IDN Times - Pemerintah Spanyol, pada Senin (2/3/2026), melarang izin kepada Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan pangkalan militernya dalam operasi serangan ke Iran. Keputusan ini diumumkan menyusul serangan militer yang dilancarkan oleh AS dan Israel ke wilayah Iran sejak akhir pekan lalu.
Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez, mengecam serangan tersebut dan menyebutnya sebagai intervensi militer yang tidak dapat dibenarkan. Langkah Madrid menjadikan mereka sebagai salah satu negara Eropa yang secara terbuka menentang operasi militer AS di Timur Tengah.
