Jakarta, IDN Times - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam keras kematian staf lokalnya di Yaman, Mohammad al-Shami, saat berada dalam tahanan kelompok Houthi, dan menuntut digelarnya penyelidikan independen. Pegawai Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) tersebut telah ditahan secara sewenang-wenang sejak Juni 2024.
Kematian al-Shami memicu keprihatinan internasional terkait keselamatan para pekerja kemanusiaan di wilayah kekuasaan Houthi. Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk, menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mendesak otoritas setempat mengungkap fakta kematian korban secara transparan.
