Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemerintah Yaman Klaim Lumpuhkan 239 Milisi Houthi dalam 24 Jam

4 min read
Pemerintah Yaman Klaim Lumpuhkan 239 Milisi Houthi dalam 24 Jam
ilustrasi bendera Yaman (Aerra Carnicom, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)
  • Pemerintah Yaman mengklaim 749 operasi dalam 24 jam melumpuhkan 239 komandan dan pejuang Houthi, serta menghancurkan atau merusak 117 kendaraan dan perlengkapan militer.
  • Pasukan pemerintah dan Perlawanan Rakyat memperkuat posisi di Taiz, sementara operasi juga berlangsung di Al-Jawf, Marib, Al-Bayda, serta wilayah selatan dan barat daya Yaman.
  • Houthi menuding koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan 101 serangan udara dan rudal dalam 24 jam; konflik berkepanjangan memperparah krisis kemanusiaan bagi jutaan warga Yaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Angkatan bersenjata pemerintah Yaman mengklaim telah melumpuhkan 239 komandan dan pejuang Houthi dalam 749 operasi militer selama 24 jam. Rentetan serangan dalam operasi berskala besar bertajuk Dawn of Yemen tersebut dilancarkan untuk menggempur posisi pertahanan serta kemampuan tempur kelompok bersenjata itu di beberapa garis depan.

Gempuran terkoordinasi ini ditujukan untuk meredam pergerakan logistik sekaligus mengacaukan jalur komando lapangan milik milisi tersebut. Dilansir Anadolu Agency, penyerangan ini juga menghancurkan atau merusak 117 kendaraan militer dan perlengkapan tempur.

  1. 1. Ratusan operasi militer gempur posisi komando Houthi

    ilustrasi operasi militer
    ilustrasi operasi militer (pexels.com/Pixabay)

    Juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Kolonel Majed Abdullah al-Nuzaili, memaparkan rincian serangan tersebut melalui media sosial X miliknya. Dia menyatakan bahwa ratusan operasi tersebut membidik pusat kendali komando lapangan, benteng pertahanan, titik tembak artileri, serta jalur bala bantuan musuh. Penyerangan intensif ini dilancarkan demi memutus pergerakan personel serta pasokan logistik lawan di medan laga.

    Menurut Al-Nuzaili, gempuran tersebut diklaim melumpuhkan kendali operasional lapangan dan membungkam titik tembak Houthi. Situasi tersebut mencegah unit-unit garis depan menerima pasokan senjata dan bala bantuan tambahan. Media Roya News melaporkan bahwa otoritas mengklaim sebanyak 117 kendaraan tempur dan perlengkapan militer Houthi hancur atau tidak dapat berfungsi lagi akibat gempuran tersebut.

    Secara keseluruhan, operasi yang berlangsung selama kurun waktu 24 jam itu diklaim telah menetralkan 239 komandan beserta petempur Houthi. Meski demikian, pihak militer tidak mencantumkan pembagian lokasi geografis secara mendalam terkait pelaksanaan 749 operasi tersebut. Mereka juga tidak memerinci sebaran korban jiwa pada masing-masing front tempur secara terpisah.

  2. 2. Pasukan pemerintah perkuat posisi di berbagai wilayah

    Taiz, Yaman
    Taiz, Yaman (Rod Waddington, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)

    Unit tentara pemerintah bersama pasukan Perlawanan Rakyat terus memperkokoh penguasaan wilayah tempur di barat daya Provinsi Taiz. Mereka terus meningkatkan tekanan terhadap posisi pertahanan Houthi di kawasan tersebut.

    Selain di Taiz, pergerakan militer dilaporkan masih aktif berkecamuk di sejumlah wilayah lain seperti Provinsi Al-Jawf, Marib, dan Al-Bayda. Operasi penyerangan tersebut juga mencakup front pertempuran di kawasan selatan serta barat daya Yaman.

    Pihak angkatan bersenjata memastikan bahwa seluruh aksi militer tetap berpedoman ketat pada rencana operasional yang telah ditetapkan. Juru bicara militer menegaskan bahwa pasukannya senantiasa mengambil langkah kehati-hatian demi melindungi keselamatan penduduk sipil. Perlindungan serupa juga diterapkan terhadap fasilitas maupun infrastruktur publik di sekitar medan pertempuran.

  3. 3. Houthi klaim koalisi Saudi lancarkan serangan udara

    ilustrasi jet tempur
    ilustrasi jet tempur (pexels.com/arda öncül)

    Di sisi lain, juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyampaikan klaim tandingan mengenai serangan dari kubu koalisi pimpinan Arab Saudi. Dia menyatakan bahwa jet tempur dan tembakan rudal Arab Saudi telah melancarkan 101 serangan selama 24 jam ke berbagai lokasi. Gempuran tersebut dilaporkan menyasar situs-situs sipil di area ibu kota Sanaa serta delapan provinsi lain, yaitu Al-Jawf, Taiz, Amran, Hajjah, Saada, Al-Dhale, Al-Mahwit, dan Lahj.

    Saree menyebutkan bahwa aksi pengeboman tersebut melibatkan pesawat tempur F-15 dan Typhoon yang terbang dari Pangkalan Udara Khamis Mushait serta Taif di wilayah Arab Saudi. Pihaknya turut mencatat adanya peluncuran sejumlah proyektil rudal yang dilepaskan dari kawasan Najran. Dia mengeklaim gempuran itu menewaskan serta melukai puluhan korban, termasuk perempuan dan anak-anak, meski tidak menyertakan angka korban secara terperinci. Kubu Houthi mencatat total serangan udara dan rudal yang dilancarkan Arab Saudi telah menyentuh angka 3.480 kali sejak eskalasi terbaru pecah.

  4. 3. Eskalasi pertempuran perparah krisis kemanusiaan

    Sanaa, Yaman
    Sanaa, Yaman (Niklas Schiffler, CC BY 2.5, via Wikimedia Commons)

    Bentrokan bersenjata terbaru ini menandai babak baru dalam eskalasi panjang antara pemerintah Yaman yang diakui komunitas internasional dan milisi Houthi. Kelompok Houthi tercatat telah menguasai ibu kota Sanaa beserta sebagian besar area utara Yaman sejak 2014 silam. Kondisi tersebut memicu aksi intervensi militer oleh koalisi pimpinan Arab Saudi pada Maret 2015 guna mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

    Ketegangan di lapangan kembali meningkat seiring dilancarkannya operasi ofensif oleh pasukan pemerintah serta kembali maraknya serangan rudal dan drone lintas batas. Konflik militer yang berlarut-larut ini telah melahirkan salah satu krisis kemanusiaan paling parah di dunia. Akibat perang berkepanjangan tersebut, jutaan warga sipil di berbagai penjuru Yaman kini hidup dalam ketergantungan penuh pada bantuan kemanusiaan global.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More