Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan mengurangi latihan militer gabungan bersama Korea Selatan (Korsel) seperti yang sudah sering dilakukan kedua negara setiap tahun. Pengumuman itu disampaikan oleh Presiden AS, Donald Trump, pada Minggu (16/8/2026). Trump mengatakan dirinya sudah menyampaikan hal tersebut ke Kementerian Pertahanan AS (Pentagon).
“Latihan-latihan ini tidak hanya memakan biaya besar yang sebagian besarnya ditanggung oleh Amerika Serikat (seperti biasa!), tetapi juga mengirimkan sinyal yang sama sekali tidak pantas dan bermusuhan kepada sebuah negara yang, selama masa kepemimpinan Donald J. Trump, tidak menunjukkan sikap mengancam dan justru bersikap penuh hormat. Berdasarkan fakta bahwa sudah terlambat untuk membatalkannya, saya telah menginstruksikan Menteri Perang, Pete Hegseth, untuk mengurangi secara substansial latihan militer gabungan tersebut!" tulis Trump di Truth Social.
