Jakarta, IDN Times - Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel memperingatkan bahwa negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) tidak akan berlanjut. Kecuali Washington bersedia menyetujui kondisi yang diminta oleh Havana.
“Jika AS tidak menerima negosiasi yang diminta Kuba, maka tidak ada negosiasi. Dialog seharusnya saling menghormati dan menghargai sistem politik, kedaulatan, dan kemerdekaan kuba,” ungkapnya, dikutip dari The Latin Times, Jumat (24/4/2026).
Beberapa bulan terakhir, Kuba sudah dilanda krisis energi imbas blokade AS. Havana juga mengaku bersedia berdialog dengan Washington untuk meredam ketegangan.
