Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Topan Bavi Ancam Jepang dan Taiwan, Ribuan Warga Dievakuasi
ilustrasi topan di Jepang (Japan Meteorological Agency, CC BY 4.0 CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)
  • Topan Bavi mendekati Kepulauan Sakishima di barat daya Jepang dengan kecepatan angin hingga 162 km/jam, memicu peringatan cuaca ekstrem dan pembatalan sejumlah penerbangan.
  • Warga Jepang dan Taiwan bersiap menghadapi dampak badai; di Ishigaki dilakukan penutupan area wisata, sementara Taiwan mengevakuasi lebih dari 1.000 warga serta menyiagakan puluhan ribu personel militer.
  • Dampak topan menyebabkan gangguan transportasi dan aktivitas bisnis, termasuk pembatalan penerbangan di Taiwan serta penundaan pengumuman data TSMC, sebelum badai bergerak menuju Wenzhou, China.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Topan Bavi mendekati gugusan Kepulauan Sakishima di barat daya Jepang pada Jumat (10/7/2026), memicu peringatan cuaca ekstrem dari otoritas setempat. Badai itu diperkirakan membawa angin kencang, hujan lebat, banjir, hingga potensi tanah longsor yang disebut dapat menjadi salah satu yang paling merusak dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan laporan otoritas meteorologi, Topan Bavi membawa kecepatan angin maksimum berkelanjutan mencapai 162 kilometer per jam saat bergerak menuju gugusan pulau yang berada di dekat Taiwan tersebut.

Warga diminta mengamankan rumah dan tempat usaha mereka menjelang kedatangan topan. Sejumlah maskapai juga membatalkan puluhan penerbangan menuju wilayah terdampak, termasuk penerbangan yang dijadwalkan pada Sabtu (11/7/2026).

Sementara itu, Taiwan turut bersiap menghadapi dampak Topan Bavi meski badai tersebut diperkirakan tidak akan mendarat di pulau tersebut. Pemerintah setempat memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sangat tinggi di sejumlah wilayah.

1. Warga Jepang bersiap hadapi angin kencang dan hujan lebat

ilustrasi Jepang, bisnis kecil, toko, restoran (pexels.com/Satoshi Hirayama)

Di Pulau Ishigaki, salah satu destinasi wisata utama di Kepulauan Sakishima, warga mulai menimbun kebutuhan pokok menjelang kedatangan topan.

Rak mi instan di sejumlah supermarket dilaporkan kosong akibat meningkatnya pembelian. Sejumlah pantai, taman pesisir, dan terminal feri juga ditutup demi alasan keselamatan.

Pemilik toko penyewaan sepeda di Ishigaki, Hiroshi Nomura mengatakan, dirinya memasang jaring penahan angin untuk melindungi tokonya dari terjangan badai.

“Saya mendengar topan ini akan sangat besar. Saya sedikit khawatir apakah persiapan kami sudah cukup,” ujar Nomura, dikutip dari AFP.

2. Taiwan evakuasi lebih dari 1.000 warga

Presiden Taiwan, Lai Ching-te. (Simon Liu / Office of the President (中華民國總統府), CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

Meski diperkirakan tidak akan dilintasi langsung oleh pusat badai, Taiwan diprediksi mengalami curah hujan yang sangat tinggi akibat Topan Bavi.

Pemerintah memperkirakan beberapa wilayah dapat menerima curah hujan hingga 1 meter mulai Jumat malam. Otoritas juga telah mengevakuasi lebih dari 1.000 warga, terutama dari kawasan pegunungan di pesisir timur.

Sebanyak hampir 29 ribu personel militer disiagakan untuk membantu operasi tanggap darurat apabila diperlukan.

Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan, meski kekuatan topan sedikit melemah, radius badai masih sangat luas dan berpotensi membawa angin kencang serta hujan deras ke banyak wilayah.

“Meski topan sedikit melemah dan telah diturunkan statusnya menjadi topan berkekuatan sedang, radius badai masih sangat besar dan tetap dapat membawa angin kencang serta hujan lebat ke banyak daerah,” kata Lai.

3. Penerbangan dibatalkan, Topan Bavi bergerak ke China

Pemandangan Kota Wenzhou (Wikimedia Commons)

Dampak Topan Bavi juga mengganggu aktivitas transportasi di kawasan. Seluruh penerbangan maskapai Taiwan dari Bandara Internasional Taoyuan menuju berbagai tujuan pada Sabtu dibatalkan sebagai langkah antisipasi cuaca buruk.

Perusahaan pembuat chip terbesar di dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), juga menunda pengumuman data penjualan bulan Juni dari Jumat menjadi Senin akibat kondisi cuaca.

Setelah bergerak melewati kawasan Jepang dan Taiwan, Topan Bavi diperkirakan mencapai daratan di sekitar Kota Wenzhou, China timur, pada Sabtu malam. Kota tersebut merupakan rumah bagi sekitar 10 juta penduduk.

Curated For You

Editorial Team

Related Article